
DLHK Kota Pekanbaru saat menerima kunjunga dari Pemkab Kuansing
PEKANBARU- Ketua Komisi II DPRD Kuansing, Fedrios Gusni, menilai sistem pengelolaan sampah di Kota Pekanbaru dengan membentuk LPS di 83 kelurahan sangat bagus, dan terbukti mampu menyelesaikan persoalan sampah.
Dengan memberdayakan peran Lembaga Pengelola Sampah (LPS), Pemkab Kuansing berencana akan turut menerapkannya.
"Kami akan adopsi dan diterapkan di Kuansing. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Pemko Pekanbaru melalui DLHK Pekanbaru yang menyambut kami dengan baik dan berbagi ilmu," ujar Fedrios Gusni, saat kunjungan ke Pekanbaru untuk belajar sistem pengelolaan sampah bersama jajaran pemerintah daerah mereka, kemarin.
Saat kunjungan tersebut, Fedrios Gusni, tidak sendirin, namun diikuti Asisten II Setdakab Kuansing Napisman, Kepala DLH Delis Martoni, dari Bapeda dan BPKAD.
Kedatangan mereka disambut langsung Kepala DLHK Kota Pekanbaru Reza Aulia Putra.
Dia, menyampaikan, terima kasih kepada DPRD dan jajaran dari Pemkab Kuansing yang sudah melakukan kunjungan kerja ke DLHK Kota Pekanbaru dalam rangka berbagi ilmu terkait pengelolaan sampah.
"Alhamdulillah, kami merasa senang, karena sistim pengelolaan Sampah kita menjadi pilot projec bagi Pemkab Kuansing bagaimana cara pengelolaan sampah di Pekanbaru. Salah satunya dengan pembentukan LPS (Lembaga Pengelolaan Sampah)," ucapnya.
Dalam pertemuan tersebut, terang Reza, ia sudah menjelaskan, bahwa untuk pembentukan LPS yang pertama kali diperlukan adalah regulasi atau dasar hukum.
"Jadi kita sudah sampaikan kepada Pemkab dan DPRD Kuansing untuk membentuk regulasinya. Mulai dari pembuatan peraturan daerah, peraturan bupati dan regulasi lainnya," ujar Reza.
"Karena tanpa dasar hukum atau aturan, nantinya kehadiran LPS akan terganggu di lapangan," tegasnya menambahkan.
Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, berharap Pemkab Kuansing bisa melakukan pengelolaan sampah secara maksimal dengan pembentukan LPS.
"Karena mereka juga akan membentuk LPS. Mudah mudahan apa yang kami lakukan di Pekanbaru bisa diterapkan di Kuansing,” tutupnya.***