Jelang Tahun Baru, Inflasi di Pekanbaru Naik 

Ilustrasi- Internet

PEKANBARU- Sejumlah harga bahan pokok alami kenaikan dalam momen Natal dan tahun baru 2023. Kondisi ini membuat inflasi Kota Pekanbaru ikut naik dan berada diangka 6,06 persen. 

Padahal sebelumnya angka inflasi Pekanbaru sempat berada di 5,7 persen pada November 2022 kemarin. 

Salah satu yang signifikan mengalami kenaikan adalah harga ayam potong. Berdasarkan data dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian  harga ayam potong saat ini naik menjadi Rp33 ribu per kilogram dari Rp24 kilogram. 

"Per hari ini itu tadi untuk inflasi kita di angka 6,06. Harapan kita tentu di angka 6,06 bisa bertahan saja, bahkan mudah-mudahan bisa turun lagi ya," kata Pj Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution, Senin (26/12/2022). 

Menurutnya, kenaikan inflasi juga dipengaruhi harga sejumlah komoditi lainnya yang mulai alami kenaikan. Seperti cabai merah dan beras. 

Indra mengaku, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi kenaikan inflasi. Ada berbagai langkah yang telah disiapkan.

"Tentu kita akan melakukan berbagai upaya agar jangan sampai inflasi di Kota Pekanbaru tidak terkendali," terangnya. 

Ia mengatakan upaya yang dilakukan dalam rangka Nataru ini yang pertama adalah bagaimana jalur distribusi ini dikawal, supaya jangan sampai suplai ini terhambat ke Pekanbaru.

Kemudian yang kedua pihaknya juga melakukan pengecekan ke gudang Bulog dan distributor supaya tak ada penimbunan. Namun berdasarkan pengecekan di gudang Bulog, untuk stok pangan di Kota Pekanbaru mencukupi sampai Februari 2023.

Kemudian terhadap cabai, selain mengupayakan melalui gerakan menanam, pihaknya juga melakukan kerjasama dengan  daerah penghasil.

"Jadi arahan Pj kita bekerjasama dengan daerah penghasil supaya jangan sampai inflasi kita meningkat," tandasnya.***


[Ikuti Zonapekan.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar