<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://zonapekan.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://zonapekan.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>Tahun Ini Pekanbaru Dapat Bantuan Rp17 Miliar untuk Revitalisasi Belasan Sekolah</title><link>https://zonapekan.com/read/detail/5319/tahun-ini-pekanbaru-dapat-bantuan-rp17-miliar-untuk-revitalisasi-belasan-sekolah</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU&#45; Kota Pekanbaru, Riau, tahun ini mendapat bantuan sebesar Rp17 miliar lebih dari Pemerintah Pusat untuk revitalisasi 16 bangunan sekolah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ini adalah program dari bapak presiden, dana pusat, atau yang kita kenal dengan dana APBN. Kita ada menerima untuk 16 sekolah dengan jumlah total lebih kurang Rp17 miliar lebih,&quot; ungkap Plt Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Pekanbaru Abdul Jamal, Senin (31/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Disampaikannya, anggaran bantuan revitalisasi langsung dikirim oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) ke rekening sekolah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Uangnya masuk ke sekolah. Uangnya sekolah dan masyarakat yang mengelola. Jadi dari dinas (Disdik) hanya pengawasan saja,&quot; ucap Jamal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekolah penerima bantuan revitalisasi, terang dia, bisa juga menggunakan anggaran untuk membangun ruang kelas baru jika dibutuhkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Itu yang pertama, boleh membangun ruang kelas kalau dia kurang. Kedua untuk rehab, rehab atap, rehab plafon. Kemudian bisa juga digunakan untuk pembangunan toilet,&quot; ujar Jamal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menjelaskan, sekolah penerima bantuan revitalisasi merupakan sekolah yang telah mengisi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) melalui aplikasi Dapodik dengan menyiapkan data sekolah, guru, sarpras, dan peserta didik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Jadi kita tidak perlu mengajukan profosal, karena dari kementrian itu mengambil data sekolah dari Dapodik,&quot; terang Jamal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Maka itu terus kita sarankan kepada sekolah, karena sumber data di kementerian itu adalah Dapodik. Data siswa, guru dan sarana prasarana. Jadi tidak perlu lagi pakai profosal,&quot; tutupnya.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://zonapekan.com/assets/berita/original/92313553364-abdul_jamal.jpg"/><pubDate>Mon, 31 Aug 2026 09:45:19 +0700</pubDate><guid>https://zonapekan.com/read/detail/5319/tahun-ini-pekanbaru-dapat-bantuan-rp17-miliar-untuk-revitalisasi-belasan-sekolah</guid></item><item><title>Bertajuk Green Garden, Mahasiswa KKN Kelompok 4 UMRI Tanam Bibit Hortikultura di Kelurahan Tampan</title><link>https://zonapekan.com/read/detail/5318/bertajuk-green-garden-mahasiswa-kkn-kelompok-4-umri-tanam-bibit-hortikultura-di-kelurahan-tampan</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 4 Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) sukses melaksanakan program kerja penanaman bibit dan penataan taman bertajuk &apos;Green Garden&apos;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan itu dilaksanakan di RT 04 RW 03, Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki, Minggu, 30 Agustus 2026,kemarin, dan mendapat sambutan hangat dari warga setempat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program kerja itu merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN dalam mendukung pelestarian lingkungan, berikut mempercantik ruang publik di lingkungan RT setempat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kegiatan penanaman bibit tanaman dan penataan taman, mahasiswa berupaya menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan, keasrian, dan kelestarian lingkungan tempat tinggal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan diawali dengan gotong royong membersihkan lokasi taman, dilanjutkan dengan penanaman bibit cabai hijau, cabe merah, dan terong, serta penataan area taman yang telah diberi nama &quot;Green Garden&quot; sebagai identitas ruang hijau baru di lingkungan RT 04 RW 03.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemilihan jenis tanaman Hortikultura tersebut didasarkan pada manfaatnya yang dapat langsung dirasakan oleh warga, baik sebagai bahan pangan sehari&#45;hari maupun sebagai sarana edukasi bercocok tanam di pekarangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seluruh anggota KKN Kelompok 4 turut serta secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga dokumentasi akhir sebagai bentuk pertanggungjawaban program kerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini turut melibatkan warga sekitar, sehingga tercipta sinergi yang baik antara mahasiswa dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang lebih hijau, bersih, dan nyaman untuk ditempati.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Pelaksana KKN Kelompok 4 UMRI, Reza Putra Pratama, menyampaikan bahwa program penanaman bibit dan taman ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi warga RT 04 RW 03.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keberadaan taman &apos;Green Garden&apos; beserta tanaman cabai hijau, cabai merah, tomat dan terong yang ditanam di dalamnya diharapkan mampu menjadi ruang hijau produktif yang tidak hanya mempercantik lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melainkan, juga dapat dimanfaatkan hasilnya oleh warga sekaligus menjadi sarana edukasi bercocok tanam bagi masyarakat, khususnya generasi muda di sekitar wilayah tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program kerja ini turut mendapat pendampingan dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Esti Raihana, M.Pd., yang senantiasa memberikan arahan dan dukungan kepada mahasiswa selama proses perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan berlangsung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui program kerja penanaman bibit dan penataan taman &apos;Green Garden&apos; ini, mahasiswa KKN Kelompok 4 Universitas Muhammadiyah Riau berharap dapat menanamkan nilai&#45;nilai kepedulian lingkungan yang berkelanjutan di tengah masyarakat Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekaligus penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian masyarakat dan pelestarian lingkungan hidup.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://zonapekan.com/assets/berita/original/97260598492-1000888371.jpg"/><pubDate>Mon, 31 Aug 2026 19:15:19 +0700</pubDate><guid>https://zonapekan.com/read/detail/5318/bertajuk-green-garden-mahasiswa-kkn-kelompok-4-umri-tanam-bibit-hortikultura-di-kelurahan-tampan</guid></item><item><title>Mahasiswa KKN Kelompok 4 UMRI Pasang Plang Nama Jalan di Kelurahan Tampan</title><link>https://zonapekan.com/read/detail/5317/mahasiswa-kkn-kelompok-4-umri-pasang-plang-nama-jalan-di-kelurahan-tampan</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU&#45; Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 4 Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) melaksanakan program kerja pembuatan dan pemasangan plang nama di Kelurahan Tampan, &amp;nbsp;RT 04 RW 03, Kecamatan Payung Sekaki, Minggu, 30 Agustus 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program kerja yang digagas bertujuan untuk membantu masyarakat dalam memberikan penanda yang jelas terhadap nama&#45;nama jalan di lingkungan RT 04 RW 03.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebab, sebelumnya sejumlah ruas jalan di kawasan tersebut belum memiliki plang penanda, sehingga sulit dalam mencari lokasi yang hendak dituju.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan itu disambut baik oleh warga setempat, diharapkan, dapat memudahkan warga maupun pendatang dalam mengenali lokasi dan memperjelas arah dan alamat di wilayah tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN Kelompok 4 UMRI membuat dan memasang tujuh plang nama jalan. Di antaranya, Jalan Surya Indah, Jalan Tampan Jaya I, Jalan Tampan Jaya II, dan Jalan Tampan Jaya III.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemudian, Jalan Lestari, Jalan Kurnia I dan Jalan Kurnia II.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Proses pelaksanaan program kerja itu diawali dengan survei lokasi untuk mendata ruas&#45;ruas jalan aman saja yang belum memiliki penanda nama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selanjutnya, mahasiswa membuat plang nama jalan secara mandiri, mulai dari pengukuran, pengecatan, penulisan nama jalan, hingga proses pemasangan di titik&#45;titik yang telah ditentukan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seluruh anggota KKN Kelompok 4 turut serta secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari persiapan hingga pemasangan plang di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena didukung warga sekitar, pelaksanaan kegiatan berjalan lancar dan selesai secara tepat waktu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Ketua Pelaksana KKN Kelompok 4 UMRI, Reza Putra Pratama, menyampaikan, program pemasangan plang nama jalan itu diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi warga RT 04 RW 03.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Dengan adanya penanda nama jalan yang jelas diharapkan mampu mempermudah aktivitas warga sehari&#45;hari, termasuk dalam hal administrasi, pengiriman barang, maupun kunjungan tamu ke wilayah ini,&quot;imbuh Reza.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program kerja itu turut mendapat pendampingan dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Esti Raihana, M.Pd., yang senantiasa memberikan arahan dan dukungan kepada mahasiswa selama proses perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan berlangsung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui program kerja pembuatan dan pemasangan plang nama jalantersebut, mahasiswa KKN Kelompok 4 Universitas Muhammadiyah Riau berharap dapat memberikan kontribusi nyata dan bermanfaat jangka panjang bagi masyarakat Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan juga menjadi salah satu wujud pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekaligus penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian masyarakat.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://zonapekan.com/assets/berita/original/19333107163-1000888370.jpg"/><pubDate>Sun, 30 Aug 2026 23:26:47 +0700</pubDate><guid>https://zonapekan.com/read/detail/5317/mahasiswa-kkn-kelompok-4-umri-pasang-plang-nama-jalan-di-kelurahan-tampan</guid></item><item><title>Moto Prix Piala Wali Kota Pekanbaru Galang Rp120 Juta untuk Korban Bencana NTT</title><link>https://zonapekan.com/read/detail/5316/moto-prix-piala-wali-kota-pekanbaru-galang-rp120-juta-untuk-korban-bencana-ntt</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU— Kejuaraan Moto Prix Piala Wali Kota Pekanbaru yang digelar di Sirkuit Non&#45;Permanen (NP) Kompleks Perkantoran Wali Kota Pekanbaru, Tenayan Raya, Minggu (23/8/2026), berlangsung sukses dan meriah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tak hanya menyuguhkan persaingan para pembalap dari berbagai daerah di Sumatera, event ini juga memberikan dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), sekaligus menjadi momentum kepedulian sosial dengan berhasil menggalang donasi sebesar Rp120 juta untuk membantu korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM mengatakan, penyelenggaraan Moto Prix Piala Wali Kota Pekanbaru mendapat sambutan positif dari masyarakat. Terlebih, masyarakat dapat menyaksikan langsung seluruh rangkaian balapan tanpa dipungut biaya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Alhamdulillah, acaranya selesai dan berlangsung meriah. Masyarakat bisa menonton gratis, hadiah untuk para juara juga besar, dan UMKM yang berjualan juga kita gratiskan,” kata Agung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Agung, Pemko Pekanbaru sengaja mendorong agar event olahraga tidak hanya menjadi tontonan dan ajang kompetisi, tetapi juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehadiran ribuan penonton, pembalap, mekanik, ofisial, komunitas otomotif hingga pelaku usaha turut mendorong perputaran ekonomi di sekitar lokasi kegiatan. Para pelaku UMKM juga diberikan kesempatan berjualan tanpa dipungut biaya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Yang paling membahagiakan, dari event ini kita juga berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp120 juta untuk saudara&#45;saudara kita yang terdampak bencana di NTT. Terima kasih kepada seluruh pihak dan masyarakat yang sudah ikut berpartisipasi,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agung menilai, kegiatan tersebut membuktikan bahwa olahraga otomotif dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi dan kepedulian sosial.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:800/533;&quot; src=&quot;https://zonapekan.com/assets/foto/e90febeab37f028bfeb62f846b53ec8a.jpeg&quot; width=&quot;800&quot; height=&quot;533&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Selain itu, event balap resmi juga diharapkan menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang otomotif, sekaligus menjadi salah satu upaya menekan aksi balapan liar di jalan raya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kita ingin anak&#45;anak muda yang punya hobi balap memiliki tempat yang benar untuk menyalurkan bakatnya. Bukan balapan di jalan raya. Karena itu, event seperti ini akan kita dorong rutin, sekaligus menjadi ruang bagi UMKM dan kegiatan sosial,” kata Agung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia meminta Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Pekanbaru berkoordinasi dengan jajaran kepolisian, khususnya Polresta Pekanbaru, agar kejuaraan balap motor dapat diselenggarakan secara berkala.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Setelah kita diskusikan dengan Pak Kapolresta, kita berharap event seperti ini bisa dilaksanakan tiga kali dalam setahun. Dengan adanya wadah resmi, mudah&#45;mudahan balapan liar di Kota Pekanbaru semakin berkurang,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agung juga berharap ke depan Pekanbaru dapat menghadirkan kejuaraan dengan skala yang lebih besar serta menarik lebih banyak pembalap nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Mudah&#45;mudahan ke depan kita bisa menghadirkan event&#45;event balap tingkat nasional di Pekanbaru. Selain mengembangkan olahraga otomotif dan melahirkan pembalap&#45;pembalap berprestasi, tentunya kita berharap juga memberikan dampak terhadap perekonomian Kota Pekanbaru,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kejuaraan Moto Prix Piala Wali Kota Pekanbaru berlangsung selama dua hari, 22–23 Agustus 2026. Event tersebut diikuti sekitar 200 pembalap dengan total sekitar 400 starter pada seluruh kelas yang dipertandingkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Para pembalap berasal dari berbagai daerah di Sumatera, di antaranya Kota Pekanbaru dan sejumlah daerah di Riau, Sumatera Barat, Sumatera Utara, serta Jambi.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:1600/898;&quot; src=&quot;https://zonapekan.com/assets/foto/1a7a5cb11d69befd57ab94e501e437ba.jpeg&quot; width=&quot;1600&quot; height=&quot;898&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Sebanyak 15 kategori kelas dipertandingkan, terdiri atas kelas utama dan supporting. Persaingan berlangsung ketat hingga sejumlah pembalap harus menentukan posisi podium pada lap&#45;lap terakhir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satu pembalap yang berhasil meraih podium pertama adalah Ardia Farel Ramadhan asal Bukittinggi. Ia menjadi juara pertama pada kelas Bebek Standard U&#45;23.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ardia mengaku bersyukur mampu mengamankan posisi pertama setelah melalui persaingan ketat. Ia sempat kehilangan posisi sebelum kembali menyalip lawannya pada lap terakhir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Alhamdulillah bisa mendapatkan podium pertama. Persaingannya cukup ketat dan pada lap terakhir saya bisa kembali menyalip,” kata Ardia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga memberikan penilaian positif terhadap Sirkuit NP Kompleks Perkantoran Wali Kota Pekanbaru. Menurutnya, kondisi aspal dan layout lintasan nyaman bagi pembalap untuk melakukan manuver.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Layout sirkuitnya bagus, aspalnya tidak licin. Enak untuk cornering dan chicane&#45;nya juga bagus. Cuacanya juga mendukung,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ardia berharap Pemko Pekanbaru kembali menggelar kejuaraan serupa sehingga para pembalap memiliki lebih banyak kesempatan untuk berkompetisi di Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Semoga ada seri berikutnya dan event seperti ini bisa kembali digelar di sini,” harapnya.(advertorial).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://zonapekan.com/assets/berita/original/69186173094-1_(5).jpeg"/><pubDate>Mon, 24 Aug 2026 02:16:30 +0700</pubDate><guid>https://zonapekan.com/read/detail/5316/moto-prix-piala-wali-kota-pekanbaru-galang-rp120-juta-untuk-korban-bencana-ntt</guid></item><item><title>Apresiasi Program Pengumpulan dan Pemilahan Sampah Anorganik, Mahasiswa Fisip Unri Minta Pemko Bangun Waste Station di Kampus</title><link>https://zonapekan.com/read/detail/5315/apresiasi-program-pengumpulan-dan-pemilahan-sampah-anorganik-mahasiswa-fisip-unri-minta-pemko-bangun-waste-station-di-kampus</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU&#45; Wakil Walikota (Wawako) Pekanbaru, H Markarius Anwar, didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pekanbaru, Reza Aulia Putra, menjadi narasumber peningkatan peran serta masyarakat dalam pengelolaan sampah di Kampus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau, Selasa (18/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam acara, Wawako Markarius, menyampaikan berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam pengelolaan sampah di Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada kesempatan itu, Markarius juga menyampaikan, saat ini ada beberapa stasiun pengumpulan dan pemilahan sampah (Waste Station) di Kota Pekanbaru. Terkait waste station, mahasiswa FISIP UNRI berharap, stasiun pengumpulan dan pemilahan sampah juga dibangun di UNRI.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:800/533;&quot; src=&quot;https://zonapekan.com/assets/foto/d60269f855d1b81d7fe146de52d803d4.jpeg&quot; width=&quot;800&quot; height=&quot;533&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra menyampaikan, kegiatan yang dilaksanakan mengedukasi mahasiswa terkait pengelolaan sampah. Dan ilmu yang didapatkan, dapat diterapkan ditengah&#45;tengah masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ini sangat besar manfaatnya, apabila kita bergerak terkait lingkungan, dengan melibatkan mahsiswa. Seperti kita ketahui, tadi pak wawa juga menyampaikan pengelolaan sampah yang ada di Kota Pekanbaru kepada mahasiswa FISIP UNRI, seperti dari hulu ke hilirnya sampai ke TPA,&quot; ujar Reza.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menanggapi keinginan mahasiswa agar stasiun pengumpulan dan pemilahan sampah juga dibangun di UNRI, Reza menyambut baik keinginan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Permintaan mereka (mahasiswa) terhadap Waste Station dilakukan di kampus UNRI, kami sangat menyambut baik. Tentunya kami senang. Kalau memang seandainya ada lahan yang bisa dipergunakan untuk pembangunan Waste Station,&quot; kata Reza.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:800/533;&quot; src=&quot;https://zonapekan.com/assets/foto/18981cc85b541a8726060b366d30cb8d.jpeg&quot; width=&quot;800&quot; height=&quot;533&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Terkait pembangunan Waste Station di UNRI, disampaikan Reza, DLHK akan memastikan lahan tempat pembangunan stasiun pengumpulan dan pemilahan sampah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Tapi yang pastinya terhadap lahan tersebut kita harus clearkan dulu, jangan sampai ada permasalahan. Karena ini bentuknya kan permanen. Nanti ketika ini dibangun, jangan sampai pindah&#45;pindah, tidak bagus,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Reza menyampaikan, DLHK akan bekerjasama dengan pihak UNRI terkat rencana pembangunan stasiun pengumpulan dan pemilahan sampah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Nanti kami akan kerjasama dengan UNRI terhadap tempat, kalau mereka berkenan, tidak tertutup kemungkinan di UNRI kita bangun satu untuk Waste Station. Insyaallah tahun ini mudah&#45;mudahan kita segerakan. Tapi intinya kita clearkan lahan dulu,&quot; tutupnya.(advertorial).&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://zonapekan.com/assets/berita/original/54772426601-1_(4).jpeg"/><pubDate>Tue, 18 Aug 2026 02:04:48 +0700</pubDate><guid>https://zonapekan.com/read/detail/5315/apresiasi-program-pengumpulan-dan-pemilahan-sampah-anorganik-mahasiswa-fisip-unri-minta-pemko-bangun-waste-station-di-kampus</guid></item><item><title>Panen Perdana Padi Gogo di Meranti Pandak, Wako Sebut Pekanbaru Miliki Potensi Wujudkan Kemandirian Pangan</title><link>https://zonapekan.com/read/detail/5314/panen-perdana-padi-gogo-di-meranti-pandak-wako-sebut-pekanbaru-miliki-potensi-wujudkan-kemandirian-pangan</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU&#45; Kelompok Tani C99 menggelar panen raya padi gogo di lahan pertanian seluas lima hektare yang berada di Jalan Cendana, Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai, Kamis (30/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Panen musim ini mencatat hasil yang menggembirakan dengan peningkatan produksi dibandingkan periode sebelumnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai bentuk apresiasi terhadap keberhasilan para petani, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho melakukan panen perdana padi gogo yang dikenal memiliki nilai komersial cukup tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut menjadi salah satu wujud dukungan Pemko Pekanbaru terhadap pengembangan sektor pertanian sekaligus upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Kelompok Tani C99 Salamuddin menyampaikan rasa syukur atas perhatian dan dukungan yang diberikan Pemko Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keberhasilan kelompok tani dalam mengelola lahan tidak terlepas dari pemanfaatan lahan&#45;lahan tidur yang sebelumnya belum produktif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Bantuan dan perhatian dari pemko sangat berarti bagi kami. Dukungan ini membantu kami memanfaatkan lahan tidur di sekitar kawasan ini. Sehingga dapat dipinjam pakai dan dikelola menjadi lahan pertanian yang produktif,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:1600/1066;&quot; src=&quot;https://zonapekan.com/assets/foto/ea9ba4cb85bd5d1b820e4ce9966819e0.jpeg&quot; width=&quot;1600&quot; height=&quot;1066&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengaku bangga melihat perkembangan pertanian. Keberhasilan budidaya padi gogo membuktikan bahwa Pekanbaru memiliki potensi untuk mewujudkan kemandirian pangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemko harus hadir di tengah masyarakat dengan memahami kebutuhan yang dihadapi, termasuk para petani.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami harus hadir di tengah masyarakat, memahami dan mengetahui apa yang dibutuhkan masyarakat, termasuk petani padi. Karena itu, ketika saya turun ke lapangan, jangan ragu untuk menyampaikan usulan atau kebutuhan kepada pemko selama itu untuk kepentingan bersama,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Momentum tersebut dimanfaatkan masyarakat dan anggota kelompok tani untuk menyampaikan berbagai usulan, mulai dari pembangunan jaringan irigasi, balai pertemuan, perbaikan jalan dan drainase, hingga penyediaan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih di RW 2 Kelurahan Meranti Pandak.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:800/533;&quot; src=&quot;https://zonapekan.com/assets/foto/bfd7e982910e900b4c44295a05e2c8b8.jpeg&quot; width=&quot;800&quot; height=&quot;533&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Menanggapi aspirasi tersebut, Agung memastikan pemko akan segera menindaklanjuti usulan yang dapat direalisasikan dalam waktu dekat. Sementara usulan lainnya akan dikaji sesuai skala prioritas dan manfaatnya bagi masyarakat luas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Yang bisa dilaksanakan segera akan kami kerjakan secepatnya. Sedangkan yang membutuhkan kajian akan kami bahas terlebih dahulu untuk memastikan manfaatnya benar&#45;benar dirasakan masyarakat luas, bukan hanya kelompok tertentu. Intinya, kami selalu hadir untuk masyarakat,&quot; ujar Agung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada kesempatan itu, ia juga menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa satu unit power thresher atau mesin perontok padi mini kepada Kelompok Tani C99.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bantuan tersebut diharapkan mampu mempercepat proses pascapanen, meningkatkan efisiensi kerja petani, sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal.(advertorial).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://zonapekan.com/assets/berita/original/36374055493-whatsapp_image_2026-09-03_at_18.jpeg"/><pubDate>Thu, 30 Jul 2026 02:39:44 +0700</pubDate><guid>https://zonapekan.com/read/detail/5314/panen-perdana-padi-gogo-di-meranti-pandak-wako-sebut-pekanbaru-miliki-potensi-wujudkan-kemandirian-pangan</guid></item><item><title>Pemred Award 2026, Agung Nugroho Raih Penghargaan Wali Kota Terbaik Bidang Informasi dan Komunikasi</title><link>https://zonapekan.com/read/detail/5313/pemred-award-2026-agung-nugroho-raih-penghargaan-wali-kota-terbaik-bidang-informasi-dan-komunikasi</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU &#45; Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM, meraih penghargaan Pemred Award 2026 kategori Wali Kota Terbaik Bidang Informasi dan Komunikasi Publik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemred Award 2026 merupakan penghargaan bergengsi yang digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke&#45;3 Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia (FPRMI).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penghargaan Pemred Award 2026 diterima Wali Kota Agung diwakili Sekretaris Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan) Tengku Aznom Zaifani&amp;nbsp;SE ME, pada malam puncak HUT ke&#45;3 FPRMI, bertempat di Ballroom Hotel Alana Yogyakarta, Sabtu (18/7/2026) malam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Atas penghargaan tersebut, Wali Kota Agung menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada FPRMI.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Terima kasih kepada FPRMI. Kita bersyukur atas penghargaan itu. Ini sebuah karunia dan kebanggaan bagi kami sebagai kepala daerah yang mendapatkan amunisi kembali, semangat kembali atas adanya award yang diberikan kepada kami,&quot; ucapnya, Minggu (19/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:800/419;&quot; src=&quot;https://zonapekan.com/assets/foto/94858e60270c351bebaf13a10d24abcc.jpg&quot; width=&quot;800&quot; height=&quot;419&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Dikatakan Wali Kota Agung, penghargaan yang diterima tentu menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk terus menjalin sinergi yang lebih baik dengan seluruh insan pers sehingga program&#45;program pembangunan bisa tersampaikan dengan baik kepada warga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Mudah&#45;mudahan penghargaan itu betul&#45;betul sesuai yang kita lakukan di lapangan. Bagi kami, tentu ini menambah semangat dan motivasi bagi kami untuk bekerja lebih banyak lagi bagi masyarakat.,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Sekretaris Diskominfotiksan Tengku Aznom menjelaskan, penghargaan Pemred Award diberikan sebagai bentuk penghormatan kepada para pemimpin yang mampu membangun komunikasi publik secara terbuka, menghargai kebebasan pers, dan menjadikan media sebagai mitra strategis dalam pembangunan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap komitmen Bapak Wali Kota Agung Nugroho dalam membangun komunikasi publik yang sehat, serta menjalin sinergi yang baik dengan seluruh insan pers,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:800/600;&quot; src=&quot;https://zonapekan.com/assets/foto/804d608fdaa59a405484ec60e9c58ee1.jpg&quot; width=&quot;800&quot; height=&quot;600&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Selama masa kepemimpinannya, terang Tengku Aznom, Wali Kota Agung dinilai mampu menciptakan iklim kemitraan yang baik dengan media massa. Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tidak hanya menjadikan media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi pembangunan, tetapi juga sebagai bagian penting dalam menghadirkan transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami percaya pembangunan daerah akan berjalan lebih baik apabila didukung oleh keterbukaan informasi dan kolaborasi yang kuat bersama media,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sesuai arahan Wali Kota Agung, lanjut Tengku Aznom, Diskominfotiksan terus melakukan berbagai inovasi dalam pengelolaan komunikasi publik, mulai dari optimalisasi portal resmi Pemerintah Kota Pekanbaru, penguatan media sosial pemerintah, hingga membangun kemitraan yang profesional dengan media massa lokal maupun nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ke depan kami akan terus meningkatkan kualitas layanan informasi publik agar masyarakat memperoleh informasi yang cepat, benar, dan dapat dipertanggungjawabkan,&quot; ucapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kemitraan yang telah terjalin baik dengan media akan terus diperkuat sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan yang transparan dan partisipatif,&quot; tutup Tengku Aznom.(advertorial).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://zonapekan.com/assets/berita/original/88033899048-1_(2).jpeg"/><pubDate>Mon, 20 Jul 2026 01:34:38 +0700</pubDate><guid>https://zonapekan.com/read/detail/5313/pemred-award-2026-agung-nugroho-raih-penghargaan-wali-kota-terbaik-bidang-informasi-dan-komunikasi</guid></item><item><title>Ikuti Rakernas APEKSI ke&#45; 18, Pekanbaru Suarakan Program MBG Dilanjutkan</title><link>https://zonapekan.com/read/detail/5312/ikuti-rakernas-apeksi-ke-18-pekanbaru-suarakan-program-mbg-dilanjutkan</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU&#45;Pemerintah Kota Pekanbaru mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Kota Medan pada 28 Juni hingga 4 Juli 2026&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mengusung tema &apos;Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat&apos;, Rakernas itu menghasilkan sepuluh rekomendasi strategis sebagai suara bersama pemerintah kota dalam memperkuat pembangunan perkotaan yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rangkaian kegiatan Rakernas XVIII APEKSI itu juga menjadi ruang kolaborasi bagi pemerintah kota untuk bertukar pengalaman, memperkuat jejaring, dan merumuskan solusi atas berbagai tantangan perkotaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho, mengatakan, hasil kesepakatan nasional itu menjadi acuan penting Pemerintah Kota Pekanbaru dalam menyusun kebijakan yang semakin pro&#45;rakyat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Keterlibatan aktif Pekanbaru di forum ini mempertegas komitmen kita untuk terus berkolaborasi, bertukar inovasi, dan memastikan program kerja daerah berjalan selaras dengan target pembangunan nasional,&quot; kata Wako Agung, Sabtu (4/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam Rakernas APEKSI, Wako Agung, juga menyampaikan, dukungan agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program strategis nasional dapat berlanjut dan diperkuat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Alasannya, karena berdampak terhadap peningkatan SDM dan perputaran ekonomi di Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dipaparkan Wako Agung dalam forum nasional tersebut, bahwa dengan adanya program MBG ini terjadi peningkatan SDM dan perputaran ekonomi di Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:800/533;&quot; src=&quot;https://zonapekan.com/assets/foto/fe70b843360f79b41bfac29bd5f371d6.jpg&quot; width=&quot;800&quot; height=&quot;533&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Dengan adanya program MBG, banyak merekrut tenaga kerja baru yang dipekerjakan dalam SPPG atau dapur MBG. Kondisi itu juga mengakibatkan meningkatnya serapan tenaga kerja baru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain Rakernas sebagai forum strategis organisasi, rangkaian kegiatan juga diisi dengan Youth City Changers (YCC),&lt;br&gt;Ladies Program, Forum Kepala Bappeda, Forum Lingkungan Hidup, Forum Komunikasi Digital (Komdigi), Forum Pangan, Forum Bisnis, Karnaval Budaya Nusantara, hingga Indonesia City Expo (ICE), .&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berbagai forum tersebut memperkaya pembahasan mengenai isu&#45;isu strategis, mulai dari ketahanan fiskal, pembangunan infrastruktur, transformasi digital, ketahanan pangan, pengelolaan lingkungan, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik, yang kemudian dirumuskan menjadi rekomendasi bersama Rakernas XVIII APEKSI.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berbagai pembahasan dalam Rakernas mencakup penguatan ketahanan fiskal daerah, penataan kebijakan ASN, percepatan pembangunan infrastruktur, transformasi digital pemerintahan, pengelolaan lingkungan dan persampahan, ketahanan pangan, penguatan ekonomi lokal, penataan ruang dan kerja sama antardaerah, penguatan kepastian hukum, hingga peningkatan partisipasi generasi muda dalam pembangunan kota.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui sidang pleno, seluruh pemerintah kota yang hadir kemudian menyepakati 10 rekomendasi Rakernas XVIII APEKSI, yaitu:&lt;br&gt;Penguatan kapasitas fiskal dan reformasi hubungan keuangan pusat&#45;daerah, penataan kebijakan ASN, PPPK, dan fleksibilitas belanja daerah, penguatan tata kelola program strategis nasional di daerah, percepatan pembangunan infrastruktur dan konektivitas wilayah, dan &amp;nbsp;transformasi tata kelola pemerintahan dan digitalisasi layanan publik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selajutnya, penguatan ketahanan lingkungan dan kota berkelanjutan, penguatan ekonomi lokal dan pembangunan inklusif, penguatan tata ruang, kerja sama daerah, dan pembangunan kewilayahan., penguatan advokasi hukum dan kepastian regulasi, dan terakhir pelibatan generasi muda dalam pembangunan kota secara berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:800/543;&quot; src=&quot;https://zonapekan.com/assets/foto/d99a962946be7568f2d052c4778a7aed.jpg&quot; width=&quot;800&quot; height=&quot;543&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Direktur Eksekutif APEKSI, Alwis Rustam, menyampaikan bahwa rekomendasi tersebut merupakan hasil konsolidasi berbagai forum dan pembahasan selama Rakernas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, pemerintah kota memiliki pengalaman langsung dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, sehingga masukan yang dirumuskan dalam Rakernas diharapkan menjadi bagian dari penguatan kebijakan nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rakernas XVIII APEKSI menegaskan bahwa ketangguhan kota tidak hanya berkaitan dengan kesiapsiagaan menghadapi bencana, tetapi juga mencakup ketahanan fiskal, pelayanan publik yang berkualitas, pembangunan ekonomi, transformasi digital, pengelolaan lingkungan, serta kolaborasi antarpemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebanyak 88 wali kota, 4 wakil wali kota, 2 sekretaris daerah, dan 1 kepala Bappeda dipastikan hadir dalam Rakernas XVIII APEKSI mewakili 98 kota anggota APEKSI.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karnaval budaya diperkirakan melibatkan sekitar 2.800 peserta, sementara Indonesia City Expo dan bazar menghadirkan 375 pelaku UMKM.(advertorial).&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://zonapekan.com/assets/berita/original/44563061135-1.jpeg"/><pubDate>Sat, 04 Jul 2026 01:11:02 +0700</pubDate><guid>https://zonapekan.com/read/detail/5312/ikuti-rakernas-apeksi-ke-18-pekanbaru-suarakan-program-mbg-dilanjutkan</guid></item><item><title>Sempat Tertunda, YLC DPC PERADI Pekanbaru Kembali Turun ke Jalan Bagikan Masker</title><link>https://zonapekan.com/read/detail/5311/sempat-tertunda-ylc-dpc-peradi-pekanbaru-kembali-turun-ke-jalan-bagikan-masker</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU&#45; Sempat tertunda akibat hujan yang mengguyur Pekanbaru pada Senin (31/8/2026), kegiatan sosial Young Lawyers Committee (YLC) DPC PERADI Pekanbaru berupa pembagian masker kepada masyarakat akhirnya dilaksanakan pada Selasa (1/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut berlangsung pada pukul 14.00 hingga 15.00 WIB, bertempat di Lampu Merah Bandara SSK II kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelumnya, jajaran Pengurus YLC DPC PERADI Pekanbaru telah merencanakan kegiatan pembagian masker pada Senin pagi. Namun, kondisi cuaca yang hujan menyebabkan kegiatan tersebut harus ditunda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Memasuki Selasa pagi, kondisi kabut kembali menyelimuti sejumlah kawasan di Kota Pekanbaru. Melihat kondisi tersebut, YLC DPC PERADI Pekanbaru kembali turun ke lapangan dan melaksanakan pembagian masker secara langsung kepada pengendara serta masyarakat yang melintas di kawasan Lampu Merah Simpang 3 bandara SSK II&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembagian masker ini merupakan bentuk kepedulian sosial YLC DPC PERADI Pekanbaru terhadap masyarakat di tengah kondisi kualitas udara yang terdampak kabut asap.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Para pengurus YLC membagikan masker secara langsung kepada pengendara, khususnya mereka yang menggunakan sepeda motor dan masyarakat yang beraktivitas di ruang terbuka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua YLC DPC PERADI Pekanbaru Afrimatika Dewi S.H.,M.H menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk sederhana namun nyata dari kepedulian advokat muda terhadap kondisi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;«“Kegiatan ini memang sempat tertunda karena hujan pada hari Senin. Namun, ketika Selasa pagi kondisi kembali berkabut, kami memutuskan untuk tetap melaksanakan kegiatan ini. Bagi kami, kepedulian kepada masyarakat tidak cukup hanya diwacanakan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata,” ujarnya.»&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, advokat memiliki posisi strategis di tengah masyarakat. Karena itu, keberadaan advokat muda diharapkan tidak hanya dirasakan dalam proses penegakan hukum, tetapi juga melalui berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami ingin menunjukkan bahwa advokat muda tidak hanya hadir di ruang persidangan. Kami juga ingin hadir di tengah masyarakat, melihat persoalan yang mereka hadapi dan melakukan sesuatu yang dapat kami lakukan,” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meski pembagian masker merupakan kegiatan sederhana, YLC DPC PERADI Pekanbaru berharap langkah tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya perlindungan diri ketika kualitas udara memburuk akibat kabut asap.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen YLC DPC PERADI Pekanbaru untuk membangun karakter advokat muda yang tidak hanya profesional dalam menjalankan profesinya, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, solidaritas, dan kepekaan terhadap persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;YLC DPC PERADI Pekanbaru berharap kegiatan sosial semacam ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dan menjadi bagian dari kontribusi advokat muda dalam kehidupan bermasyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami percaya bahwa pengabdian advokat tidak berhenti di ruang sidang. Ketika masyarakat membutuhkan, advokat juga harus mampu hadir dan mengambil bagian,” tutupnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui aksi tersebut, YLC DPC PERADI Pekanbaru kembali menegaskan semangat untuk bergerak, peduli, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, sekaligus membawa pesan bahwa advokat muda adalah bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial terhadap lingkungan sekitarnya.***&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://zonapekan.com/assets/berita/original/96397835674-1000881186.jpg"/><pubDate>Tue, 01 Sep 2026 17:06:47 +0700</pubDate><guid>https://zonapekan.com/read/detail/5311/sempat-tertunda-ylc-dpc-peradi-pekanbaru-kembali-turun-ke-jalan-bagikan-masker</guid></item><item><title>Meriahkan HUT RI ke&#45;81,  KKN UMRI Kelompok 4 Gelar    Lomba 17 Agustus Bersama Warga RT 04 Kelurahan Tampan</title><link>https://zonapekan.com/read/detail/5310/meriahkan hut ri-ke81--kkn-umri-kelompok 4-gelar----lomba-17 agustus-bersama warga rt 04-kelurahan tampan</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU&#45; Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke&#45;81, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (&lt;a href=&quot;https://umri.ac.id/&quot;&gt;UMRI&lt;/a&gt;) Kelompok 4 bersama Pemuda RT 04 menggelar rangkaian perlombaan 17 Agustus di Lapangan Warga RT 04, Kelurahan Tampan, Senin (17/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang mengusung tema ‘Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur’ itu berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga sore hari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama&#45;sama, selanjutnya, kata sambutan dari Suryadarma selaku Ketua RT 04, berikut pembacaan doa yang diwakilkan oleh Ketua Kelompok 4 KKN &lt;a href=&quot;https://umri.ac.id/&quot;&gt;UMRI&lt;/a&gt; Reza Putra Pratama.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Termasuk pula pemaparan peraturan dan etika perlombaan kepada seluruh peserta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Suryadarma, menyampaikan, apresiasi atas terselenggaranya kegiatan dan berharap semangat kebersamaan yang terbangun dapat terus terjaga di lingkungan RT 04.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Reza Putra Pratama, mengatakan, kegiatan itu merupakan wujud kolaborasi mahasiswa dengan masyarakat sekaligus bentuk nyata semangat pengabdian yang telah dijalankan sejak awal masa KKN di Kelurahan Tampan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami berharap momen kemerdekaan ini dapat benar&#45;benar dirasakan bersama oleh seluruh warga, tidak hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat silaturahmi antara mahasiswa dan masyarakat RT 04,&quot; ujar Reza.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perlombaan dibagi dalam tiga kategori usia. Untuk kategori anak&#45;anak, disuguhkan lomba makan kerupuk, balap karung, bawa kelereng pakai sendok, kefokusan origami , masukan paku dalam botol, hingga lomba makan biskuit.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kategori remaja menghadirkan lomba jalan apit balon, tarik tambang, balap karung, dan panjat pinang. Sementara kategori dewasa diisi dengan lomba memasukkan air pakai spons, tarik tambang, lomba joget gelas, panjat pinang, dan balap karung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai puncak acara, digelar lomba panjat pinang yang menjadi daya tarik utama warga, sebelum ditutup dengan pengumuman pemenang, pembagian hadiah, dan sesi foto bersama pada sore hari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Antusiasme warga RT 04 terlihat sejak pagi, dengan partisipasi aktif dari berbagai kalangan usia. Melalui kegiatan ini, Kelompok 4 KKN UMRI berharap dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kelurahan Tampan selama masa pengabdian berlangsung, sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme dan kebersamaan di tengah warga.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://zonapekan.com/assets/berita/original/90828450635-kkn_umri_kelompok_4_gelar.jpg"/><pubDate>Mon, 17 Aug 2026 21:49:46 +0700</pubDate><guid>https://zonapekan.com/read/detail/5310/meriahkan hut ri-ke81--kkn-umri-kelompok 4-gelar----lomba-17 agustus-bersama warga rt 04-kelurahan tampan</guid></item><item><title>KKN UMRI Kelompok 4 Gelar Sosialisasi Pembuatan Spray Anti Nyamuk Bersama Ibu&#45;Ibu RT 04 Kelurahan Tampan</title><link>https://zonapekan.com/read/detail/5309/kkn-umri-kelompok-4-gelar-sosialisasi-pembuatan-spray-anti-nyamuk-bersama-ibuibu-rt-04-kelurahan-tampan</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;PEKANBARU&#45; Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 4 Universitas Muhammadiyah Riau (&lt;a href=&quot;https://umri.ac.id/&quot;&gt;UMRI&lt;/a&gt;) di Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, mengajak masyarakat memanfaatkan bahan alami yang mudah ditemukan di sekitar untuk membuat spray pengusir nyamuk.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Edukasi tersebut dilakukan bersama ibu&#45;ibu warga RT 04, Minggu (23/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kegiatan itu merupakan salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat melalui edukasi sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari&#45;hari.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN tidak hanya memberikan penjelasan, tetapi juga mendemonstrasikan secara langsung tahapan pembuatan spray berbahan dasar sereh.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ketua KKN Kelompok 4, Reza Putra Pratama, mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat mengenai alternatif sederhana dalam membantu mengurangi gangguan nyamuk dengan memanfaatkan bahan yang mudah diperoleh.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Nyamuk merupakan salah satu serangga yang dapat menjadi perantara berbagai penyakit, termasuk&amp;nbsp;DBD&amp;nbsp;(Demam Berdarah Dengue) dan malaria. Karena itu, menjaga kebersihan lingkungan serta melakukan upaya pencegahan terhadap gigitan nyamuk merupakan hal yang penting,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam kegiatan tersebut, sereh dipilih sebagai salah satu bahan utama karena memiliki aroma khas yang dikenal dapat membantu mengusir serangga.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain mudah ditemukan dan relatif terjangkau, sereh juga merupakan tanaman yang umum digunakan dalam kehidupan sehari&#45;hari sehingga mudah dikenali dan dimanfaatkan oleh masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Penanggung jawab Sosialisasi 1,&amp;nbsp;Alya Nafisah Zahira, menjelaskan, penggunaan sereh diharapkan dapat menjadi alternatif pemanfaatan tanaman yang ada di lingkungan sekitar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Sereh mudah ditemukan di sekitar kita dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar spray pengusir nyamuk. Namun, spray yang dibuat dalam kegiatan ini merupakan produk sederhana berbahan alami sehingga daya simpannya terbatas, yaitu sekitar tiga hingga lima hari pada suhu ruang,” jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam kegiatan tersebut, Kelompok 4 KKN &lt;a href=&quot;https://umri.ac.id/&quot;&gt;UMRI&lt;/a&gt; mempraktikkan pembuatan spray dengan bahan&#45;bahan yang sederhana.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Bahan yang digunakan antara lain batang sereh segar, 500 ml air, 100 ml alkohol 70 persen atau vodka, satu botol aquadest 240 ml, serta botol spray bersih sebagai wadah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, alat yang digunakan meliputi pisau, panci, saringan, dan corong.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Proses pembuatan diawali dengan mencuci sereh hingga bersih, kemudian sereh dimemarkan atau dipotong menjadi bagian&#45;bagian kecil. Setelah itu, sereh direbus bersama 500 ml air selama kurang lebih 15–20 menit.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Setelah air rebusan dingin, cairan disaring untuk memisahkan air rebusan dari ampas sereh. Selanjutnya, air rebusan tersebut dicampurkan dengan alkohol dan aquadest,&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;kemudian diaduk hingga merata. Campuran yang telah siap kemudian dimasukkan ke dalam botol spray menggunakan corong.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Metode pembuatan Spray anti nyamuk berbahan serai ini ada 2 yang kami gunakan saat ini adalah metode paling mudahnya, hanya menggunakan air rebusan daun sereh. Untuk metode lain menggunakan tambahan berupa minyak atsiri dari serehnya, sehingga aroma yang dihasilkan oleh serehnya juga lebih kuat dibanding yang hanya menggunakan rebusan sereh saja”,jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selama proses berlangsung, ibu&#45;ibu RT 04 turut mengikuti setiap tahapan dan mendapatkan kesempatan untuk melihat secara langsung cara pengolahan bahan hingga menjadi spray yang siap digunakan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Penanggungjawab sosialisasi 2, Raffi Septiawan, berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada saat sosialisasi saja,&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;tetapi dapat memberikan keterampilan yang bisa diterapkan masyarakat secara mandiri.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Harapannya, masyarakat dapat memanfaatkan tanaman yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar dan memiliki pengetahuan mengenai cara membuat spray sederhana sebagai salah satu upaya untuk mengurangi gangguan nyamuk,” tuturnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kegiatan yang berlangsung di samping Depot Air, tidak jauh dari kediaman Ketua RT 04, ini menjadi salah satu program kerja Kelompok 4 KKN &lt;a href=&quot;https://umri.ac.id/&quot;&gt;UMRI&lt;/a&gt; dalam memberikan edukasi yang bersifat praktis dan dekat dengan kebutuhan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kegiatan tersebut dilaksanakan di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) &lt;a href=&quot;https://umri.ac.id/&quot;&gt;UMRI&lt;/a&gt; dengan Dosen Pembimbing Lapangan, Esti Raihana, M.Pd.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Melalui kegiatan ini, Kelompok 4 KKN &lt;a href=&quot;https://umri.ac.id/&quot;&gt;UMRI&lt;/a&gt; berharap edukasi sederhana mengenai pemanfaatan sereh dapat menambah pengetahuan sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan potensi yang tersedia di lingkungan sekitar,&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:black;&quot;&gt;Pelaksanaan program ini merupakan salah satu bentuk implementasi dari&amp;nbsp;&lt;strong&gt;tema utama KKN Kelompok 4 Kelurahan Tampan,&lt;/strong&gt; yaitu&amp;nbsp;‘Pemberdayaan Masyarakat melalui Edukasi dan Kepedulian Lingkungan’.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:black;&quot;&gt;Tema tersebut diwujudkan melalui kegiatan yang edukatif dan aplikatif serta diharapkan dapat memberikan manfaat secara langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat di Kelurahan Tampan.***&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://zonapekan.com/assets/berita/original/35935603322-kkn_umri_kelompok_4_gelar_sosialisasi_pembuatan_spray_anti_nyamuk_bersama_ibu-ibu_rt_04_kelurahan_tampan.jpg"/><pubDate>Sun, 23 Aug 2026 19:26:35 +0700</pubDate><guid>https://zonapekan.com/read/detail/5309/kkn-umri-kelompok-4-gelar-sosialisasi-pembuatan-spray-anti-nyamuk-bersama-ibuibu-rt-04-kelurahan-tampan</guid></item><item><title>Wako Pekanbaru Ajak Warga  Salat Istisqa Serentak</title><link>https://zonapekan.com/read/detail/5308/wako-pekanbaru-ajak-warga--salat-istisqa-serentak</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU – Wali Kota Pekanbaru H. Agung Nugroho, S.E., M.M., menerbitkan Surat Edaran pelaksanaan Salat Istisqa serentak se&#45;Kota Pekanbaru pada Rabu, 26 Agustus 2026, pukul 09.00 WIB. Salat akan dilaksanakan pada satu titik di setiap kecamatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Di tengah kebakaran hutan dan lahan serta menurunnya kualitas udara, Pemerintah Kota Pekanbaru mengajak seluruh masyarakat untuk mengetuk langit memohon doa bersama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Salat Istisqa ini menjadi ikhtiar batin bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar menurunkan hujan yang membawa rahmat, membantu memadamkan kebakaran, menyejukkan bumi, dan membersihkan udara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Agung Nugroho, menyampaikan, kabut asap yang dirasakan masyarakat Pekanbaru tidak hanya dipengaruhi titik api di wilayah kota. Asap dapat terbawa arah angin dari berbagai titik kebakaran hutan dan lahan di wilayah lain, termasuk dari provinsi sekitar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena itu, doa yang dipanjatkan tidak hanya untuk Pekanbaru, tetapi juga untuk keselamatan seluruh masyarakat dan para petugas yang berjibaku memadamkan api di berbagai daerah di Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Doa kita tidak hanya untuk Kota Pekanbaru. Kita berdoa agar hujan turun di seluruh wilayah yang membutuhkan, api segera padam, dan saudara&#45;saudara kita yang bertugas di lapangan selalu diberi keselamatan dan kekuatan,” ujar Agung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia mengajak masyarakat untuk mendoakan petugas TNI, Polri, BPBD, Damkar, Manggala Agni, relawan, serta masyarakat yang ikut berjuang memadamkan api. Mereka bekerja dalam panas, asap, dan risiko besar demi melindungi masyarakat serta menjaga lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Api boleh berada jauh dari Pekanbaru, tetapi asapnya bisa sampai kepada kita karena dibawa angin. Maka kepedulian dan doa kita juga harus melampaui batas wilayah. Semoga Allah melindungi seluruh petugas dan masyarakat yang sedang berjuang,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain Salat Istisqa, masyarakat diajak memperbanyak istigfar, sedekah, dan amal kebaikan. Umat beragama lain juga diimbau turut berdoa menurut agama dan kepercayaan masing&#45;masing demi keselamatan bangsa dan pulihnya kualitas udara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemko Pekanbaru kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Jika menemukan kebakaran hutan dan lahan maupun kondisi darurat, segera hubungi layanan gratis TRC 112 Pekanbaru AMAN melalui nomor 112 tanpa pulsa.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://zonapekan.com/assets/berita/original/56264785112-img-20260825-wa0030.jpg"/><pubDate>Wed, 26 Aug 2026 00:09:37 +0700</pubDate><guid>https://zonapekan.com/read/detail/5308/wako-pekanbaru-ajak-warga--salat-istisqa-serentak</guid></item><item><title>Wujudkan Abdurrab Berdaya dan Berdampak 2026, KKN 46 Universitas Abdurrab Bergerak di Minas Barat</title><link>https://zonapekan.com/read/detail/5307/wujudkan-abdurrab-berdaya-dan-berdampak-2026-kkn-46-universitas-abdurrab-bergerak-di-minas-barat</link><description>&lt;p&gt;MINAS BARAT — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 46 Universitas Abdurrab, menunjukkan semangat pengabdian mereka di Desa Minas Barat, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mengusung semangat &apos;Abdurrab Berdaya dan Berdampak 2026, mahasiswa menghadirkan berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari edukasi kesehatan dan karakter bagi pelajar hingga pemberdayaan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan sekaligus membangun kolaborasi bersama masyarakat dan pihak sekolah.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image image_resized&quot; style=&quot;width:100%;&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:800/450;&quot; src=&quot;https://zonapekan.com/assets/foto/e31cd821292d9ba62d06e4560a6f825d.jpg&quot; width=&quot;800&quot; height=&quot;450&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Kegiatan KKN Kelompok 46 diawali dengan sosialisasi di &amp;nbsp;SD Negeri 11 Minas Barat pada Selasa, 11 Agustus 2026 dan Kamis, 13 Agustus 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan edukasi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), bullying, serta Jejak Melayu Digital.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Materi disampaikan dengan pendekatan yang dekat dengan kehidupan siswa agar lebih mudah dipahami dan dapat diterapkan dalam keseharian.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image image_resized&quot; style=&quot;width:100%;&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:800/1200;&quot; src=&quot;https://zonapekan.com/assets/foto/3c7945914d728e49aa16bafab04b048b.jpg&quot; width=&quot;800&quot; height=&quot;1200&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Mahasiswa KKN Kelompok 46 Universitas Abdurrab bersama ibu&#45;ibu PKK Desa Minas Barat saat melaksanakan penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA).&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui edukasi PHBS, siswa diajak membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak dini. Sementara materi bullying mendorong siswa untuk memahami pentingnya saling menghargai, menghindari perundungan, serta berani menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mahasiswa juga mengajak siswa mengenal Jejak Melayu Digital, sehingga perkembangan teknologi dapat berjalan beriringan dengan upaya menjaga nilai dan budaya Melayu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bukan hanya menyasar pelajar, mahasiswa KKN Kelompok 46 itu juga hadir bersama masyarakat. Pada &amp;nbsp;Sabtu, 15 Agustus 2026, mereka bersama ibu&#45;ibu PKK Desa Minas Barat melaksanakan kegiatan penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan berlangsung dalam suasana gotong royong. Selain memperindah lingkungan, penanaman TOGA menjadi langkah sederhana untuk mengenalkan pemanfaatan tanaman yang dapat menunjang kesehatan keluarga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;DPL KKN Kelompok 46, Puspa Ningrum, ST., M.T., berharap, kegiatan tersebut dapat terus dirawat dan dikembangkan masyarakat setelah mahasiswa menyelesaikan KKN.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi kegiatan selama mahasiswa KKN berada di Desa Minas Barat, tetapi dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan oleh masyarakat. TOGA dapat menjadi salah satu bentuk pemanfaatan lingkungan yang sederhana namun memiliki manfaat bagi keluarga,” ujar Puspa Ningrum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apresiasi juga disampaikan Penghulu Desa Minas Barat, Ridwan, terhadap keterlibatan mahasiswa dalam berbagai kegiatan desa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN Kelompok 46. Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan ilmu, pengalaman, dan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat Desa Minas Barat,” ujar Ridwan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tak cukup sampai di situ, semangat edukasi kembali dilanjutkan Kamis, 20 Agustus 2026, melalui sosialisasi di SMAN 2 Minas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kali ini, mahasiswa mengangkat tema kesehatan reproduksi dan Sadar Politik untuk Gen Z.&lt;br&gt;Materi kesehatan reproduksi diberikan untuk membekali siswa dengan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi serta membangun perilaku yang sehat dan bertanggung jawab pada masa remaja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara materi Sadar Politik untuk Gen Z mengajak siswa memahami peran generasi muda dalam kehidupan bermasyarakat dan berdemokrasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Siswa juga didorong untuk kritis dan bijak dalam menyikapi informasi, terutama yang beredar di media sosial.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut semakin istimewa dengan dilaksanakannya penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara DPL KKN Kelompok 46 Puspa Ningrum, ST., M.T., bersama Kepala SMAN 2 Minas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penandatanganan itu menjadi bentuk komitmen untuk memperkuat kolaborasi antara Universitas Abdurrab dan pihak sekolah dalam mendukung kegiatan pendidikan serta pengabdian kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi sekolah maupun mahasiswa. Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa tidak hanya belajar dari masyarakat, tetapi juga dapat berbagi pengetahuan dan pengalaman yang mereka miliki,” ujar Puspa.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image image_resized&quot; style=&quot;width:100%;&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:800/1422;&quot; src=&quot;https://zonapekan.com/assets/foto/52132c7e82c9806251be75a7ab623700.jpg&quot; width=&quot;800&quot; height=&quot;1422&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;DPL KKN Kelompok 46 Universitas Abdurrab Puspa Ningrum, ST., M.T., bersama pihak SMAN 2 Minas dalam kegiatan sosialisasi dan penandatanganan MoU&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen KKN Kelompok 46 Universitas Abdurrab untuk menghadirkan pengabdian yang tidak berhenti pada pelaksanaan program, tetapi juga meninggalkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari ruang kelas, lingkungan sekolah, hingga kegiatan bersama masyarakat, mahasiswa KKN Kelompok 46 berupaya membangun kolaborasi dan menghadirkan edukasi yang relevan dengan kebutuhan warga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semangat &apos;Abdurrab Berdaya dan Berdampak 2026&apos; pun diwujudkan melalui langkah sederhana namun bermakna: belajar bersama masyarakat, berbagi ilmu, membangun kolaborasi, dan menciptakan dampak yang dapat terus dilanjutkan.***&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://zonapekan.com/assets/berita/original/18078306695-1_(31).jpg"/><pubDate>Mon, 24 Aug 2026 18:49:31 +0700</pubDate><guid>https://zonapekan.com/read/detail/5307/wujudkan-abdurrab-berdaya-dan-berdampak-2026-kkn-46-universitas-abdurrab-bergerak-di-minas-barat</guid></item><item><title>Jadi Tuan Rumah IMT&#45;GT GCMC 2026, Wako Pekanbaru Sebut Utamakan Aspek Kelestarian di Setiap Pembangunan Kota</title><link>https://zonapekan.com/read/detail/5306/jadi-tuan-rumah-imtgt-gcmc-2026-wako-pekanbaru-sebut-utamakan-aspek-kelestarian-di-setiap-pembangunan-kota</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU– Kota Pekanbaru resmi mencetak sejarah di kancah Asia Tenggara setelah terpilih menjadi &amp;nbsp;tuan rumah ajang internasional bergengsi, Indonesia Malaysia Thailand Growth Triangle (IMT&#45;GT) Green &amp;nbsp;Cities Mayor Council (GCMC) 2026, yang resmi dibuka melalui gelaran Seminar Pembangunan Kota Hijau demi &amp;nbsp;merumuskan masa depan tata kota yang ramah lingkungan di Ballroom Hotel Pangeran, Pekanbaru, Rabu &amp;nbsp;(5/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agenda internasional yang akan bergulir hingga 7 Agustus 2026 tersebut dibuka secara resmi oleh Plt &amp;nbsp;Gubernur Riau SF Hariyanto yang hadir didampingi langsung oleh Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho. &amp;nbsp;Forum tingkat tinggi ini dihadiri oleh para kepala daerah dan utusan delegasi resmi dari tiga negara &amp;nbsp;serumpun, yakni Indonesia, Malaysia, dan Thailand.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai kepala daerah setempat, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho tidak dapat menyembunyikan rasa &amp;nbsp;bahagianya.Dalam sambutannya, ia menegaskan, kepercayaan yang diberikan kepada Kota Bertuah merupakan sebuah pencapaian yang sangat bernilai bagi seluruh masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ini sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi masyarakat Riau. Dan sebuah kebanggaan bagi kami bahwa IMT&#45;GT ini tuan rumahnya sudah diberikan petunjuk dan diberi amanah kepada pemerintah Kota Pekanbaru,&quot; ulas Agung Nugroho.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agung, memaparkan, tantangan pembangunan modern saat ini tidak bisa diselesaikan secara parsial. Menurutnya, kerja sama global antar kepala daerah lintas negara menjadi kunci utama dalam mewujudkan program kota hijau (Green City) secara berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Sebagai wali kota atau kepala daerah di daerah masing&#45;masing, tidak akan bisa kita bekerja sendiri &amp;nbsp;tanpa ada kerja sama yang baik dengan kepala daerah lainnya,&quot; tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image image_resized&quot; style=&quot;width:100%;&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:800/533;&quot; src=&quot;https://zonapekan.com/assets/foto/6a797feb321cb58c3f5a1a76f5b18690.jpg&quot; width=&quot;800&quot; height=&quot;533&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Wako, menyadari, Pekanbaru masih harus banyak belajar dari kota&#45;kota lain di Indonesia, Malaysia, &amp;nbsp;maupun Thailand yang telah lebih dulu mengembangkan program kota hijau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menyebut Pekanbaru belum ada apa&#45;apanya dan masih membutuhkan masukan serta pemikiran dari para delegasi luar negeri demi kemajuan daerah bersama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Agung, muara akhir dari seluruh kolaborasi lingkungan ini adalah peningkatan kualitas hidup &amp;nbsp;publik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Tentu kerja sama ini juga tidak terlepas bagaimana kerja sama kita dalam menyejahterakan masyarakat kita di daerah masing&#45;masing,&quot; ucap Wali Kota.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di akhir penyampaiannya, Agung, mengingatkan para delegasi tentang esensi penting dalam menjaga lingkungan hidup di tengah masifnya modernisasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia mengajak seluruh kepala daerah untuk bijak menata ruang agar pembangunan fisik tidak merusak kelestarian alam, sungai, hingga lautan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Tema ini tentu mengingatkan kita bahwa kepedulian kita tidak lagi tentang bagaimana membangun gedung&#45; gedung besar. Tapi kita saat ini tentu bagaimana kita menjaga alam. Karena apa? Karena menjaga alam &amp;nbsp;bagian juga menjaga masa depan anak&#45;anak kita,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agung, juga menitipkan pesan filosofis mendalam agar para pengambil kebijakan selalu mengedepankan aspek kelestarian dalam setiap pembangunan kota.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami sering diingatkan bahwa ketika kita memuliakan alam, memuliakan sungai, maka kita juga akan dimuliakan oleh alam yang selalu kita tempati ini,&quot; pungkas Wali Kota.***&amp;nbsp;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://zonapekan.com/assets/berita/original/56881936978-wako_pekanbaru_saat_memberikan_sambutan_di_gcmc_imt-gt_ke-9.jpg"/><pubDate>Wed, 05 Aug 2026 13:45:23 +0700</pubDate><guid>https://zonapekan.com/read/detail/5306/jadi-tuan-rumah-imtgt-gcmc-2026-wako-pekanbaru-sebut-utamakan-aspek-kelestarian-di-setiap-pembangunan-kota</guid></item><item><title>76 Ketua RT dan RW Kecamatan Senapelan Dikukuhkan</title><link>https://zonapekan.com/read/detail/5305/76-ketua-rt-dan-rw-kecamatan-senapelan-dikukuhkan</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU &#45; Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho mengukuhkan sebanyak 76 Ketua RT dan RW terpilih se&#45;Kecamatan Senapelan, Jumat (24/7/2026) sore.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengukuhan itu berlangsung di tepian Sungai Siak, tepatnya di halaman cagar budaya Rumah Tuan Kadi. Wako Agung hadir bersama Wakil Wali Kota, Markarius Anwar dan sejumlah Kepala OPD.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agung mengukuhkan langsung 58 orang Ketua RT dan 18 orang Ketua RW. Wako menyebut Kecamatan Senapelan menjadi yang pertama menyelenggarakan pelantikan serentak Ketua RT dan RW terpilih.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Mereka nantinya juga akan melaksanakan diklat, yang dibungkus dalam sebuah retreat,&quot; kata Wako Agung usai melakukan pengukuhan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan itu juga dilakukan pelantikan pengurus Dasawisma Kecamatan Senapelan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menyebut pengukuhan atau pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya mengisi kekosongan jabatan ketua RT dan RW. Pelantikan ini sekaligus melakukan penyegaran terhadap kepengurusan yang telah menjabat dalam waktu cukup lama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ini baru sebagian kecil. Karena, pelantikan akan terus bergulir untuk mengisi jabatan yang kosong sekaligus melakukan pembaruan kepengurusan yang sudah terlalu lama,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penguatan struktur pemerintahan hingga tingkat lingkungan menjadi salah satu fokus Pemko Pekanbaru. Karena itu, peran lurah akan semakin diperkuat sebagai ujung tombak pelayanan kepada masyarakat&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami sudah menghidupkan kembali PKK dan hasilnya sangat luar biasa. PKK mampu bergerak hingga ke lapisan masyarakat. Bahkan, peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) juga mendapat dukungan dari berbagai program yang dijalankan ibu&#45;ibu PKK,&quot; ucap Agung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Secara administratif, Dasawisma merupakan bagian dari pemerintahan kelurahan yang pengesahannya dilakukan oleh lurah. Sementara, pengukuhan perdana dilakukan oleh Ketua TP PKK Kota Pekanbaru sebelum diterapkan di kecamatan lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, para camat bertanggung jawab penuh terhadap usulan nama&#45;nama lurah yang mengisi jabatan di wilayah masing&#45;masing. Karena itu, camat diminta memastikan pejabat yang diusulkan benar&#45;benar memiliki kemampuan bekerja dan mendukung program pemerintah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Semua usulan itu menjadi tanggung jawab camat. Camat harus memastikan orang yang ditunjuk mampu bekerja membantu pelaksanaan tugas di kecamatan, terutama dalam menangani persoalan kebersihan. Saya tidak mau ada yang menjadi broker. Yang saya butuhkan adalah pejabat yang benar&#45;benar bekerja untuk masyarakat,&quot; tegas Agung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelayanan publik harus menjadi prioritas seluruh aparatur pemerintah. Ia menyadari setiap kebijakan pemko tidak akan selalu mendapat penilaian yang sama dari masyarakat. Namun, hal terpenting adalah menjalankan amanah dengan niat yang baik dan penuh tanggung jawab.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://zonapekan.com/assets/berita/original/41706040746-pelantikan_rt_dan_rw_di_kecamatan_senapelan.jpg"/><pubDate>Fri, 24 Jul 2026 19:30:13 +0700</pubDate><guid>https://zonapekan.com/read/detail/5305/76-ketua-rt-dan-rw-kecamatan-senapelan-dikukuhkan</guid></item><item><title>Tak Perlu Cari Muka, Evaluasi Kinerja Pejabat Pemko Pekanbaru Sekali Enam Bulan</title><link>https://zonapekan.com/read/detail/5304/tak-perlu-cari-muka-evaluasi-kinerja-pejabat-pemko-pekanbaru-sekali-enam-bulan</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU&#45; Para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru yang tidak menunjukkan kinerja baik bakal diganti. Apalagi kinerja pejabat tersebut tidak kunjung membaik dalam enam bulan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Evaluasi kinerja para pejabat di lingkungan pemerintah kota bukan lagi setiap dua tahun. Namun evaluasi kinerja terhadap para pejabat bakal berlangsung setiap enam bulan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kita sudah menggunakan manajeman talenta, sehingga jabatan itu bukan lagi diganti per dua tahun, tapi bisa dievaluasi per enam bulan,&quot; tegas Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, Minggu (26/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dirinya menilai kinerja para pejabat terlihat lewat kerja nyata untuk masyarakat. Ia menegaskan bahwa kunci kinerja yang baik bukanlah lewat cari muka ke atasan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kunci bagi saya, kerja itu bukan tentang cari muka. Tapi hasil yang saya butuhkan,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dirinya menyebut bahwa masyarakat bisa melapor langsung seperti apa kinerja pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru. Ia bisa tahu persis seperti apa kinerja para pejabat di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Saya punya jaringan lebih kuat daripada lurah, maka saya bisa dengar dari mana saja. Saya tidak mau mendengar, misalnya lurah yang malas, tidak mau turun ke lapangan. Saya saja sama pak wakil wali kota rajin turun ke lapangan,&quot; ulasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wali Kota mengingatkan agar pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru selalu menjaga keharmonisan. Ia mendorong agar memperlihatkan kinerja lewat program yang menyentuh langsung masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agung pada, Jumat (24/7/2026) kemarin kembali melakukan rombak pejabat di jajaran pemerintah kota. Ia melantik 39 orang pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mereka yang menjalani pelantikan di Gedung Utama Komplek Perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru, Tenayan Raya tersebut adalah kepala seksi, kepala sub bagian hingga lurah.***&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://zonapekan.com/assets/berita/original/60426320009-agung_nugroho.jpg"/><pubDate>Sun, 26 Jul 2026 14:06:57 +0700</pubDate><guid>https://zonapekan.com/read/detail/5304/tak-perlu-cari-muka-evaluasi-kinerja-pejabat-pemko-pekanbaru-sekali-enam-bulan</guid></item><item><title>Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Forum Internasional GCMC IMT&#45;GT 2026</title><link>https://zonapekan.com/read/detail/5303/pekanbaru-jadi-tuan-rumah-forum-internasional-gcmc-imtgt-2026</link><description>&lt;p&gt;Kota Pekanbaru kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Untuk pertama kalinya, Pekanbaru dipercaya menjadi tuan rumah 9th IMT&#45;GT GCMC Meeting, forum internasional yang mempertemukan kepala daerah dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand untuk membahas pembangunan kota hijau dan pembangunan perkotaan berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Forum bergengsi tersebut akan berlangsung pada 4–7 Agustus 2026 di Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepercayaan ini menjadi bukti bahwa Pekanbaru semakin diperhitungkan di tingkat nasional maupun internasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bahkan dalam forum tersebut Wali Kota Pekanbaru akan memimpin langsung jalannya sidang sebagai Ketua Pertemuan GCMC IMT&#45;GT ke&#45;9, sebuah kehormatan yang menunjukkan tingginya kepercayaan kawasan terhadap Kota Pekanbaru dan Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Forum ini akan dihadiri delegasi dari tiga negara. Tercatat 32 pemerintah kota, kabupaten, dan dewan kota dari Indonesia dan Malaysia diundang untuk hadir, sementara delegasi Thailand akan ditetapkan melalui Sekretariat Nasional Thailand.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejumlah kepala daerah dari kota&#45;kota besar seperti Medan, Batam, Padang, Palembang, Bandar Lampung, Ipoh, Pulau Pinang, Alor Setar, Langkawi, Seremban hingga Kuantan dijadwalkan mengikuti pertemuan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain para kepala daerah, forum ini juga melibatkan organisasi internasional, seperti UNESCAP, Institute for Global Environmental Strategies (IGES), serta ICLEI – Local Governments for Sustainability, yang selama ini menjadi mitra dunia dalam pengembangan kota berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, penunjukan Pekanbaru sebagai tuan rumah bukan sekadar menjadi penyelenggara kegiatan internasional, tetapi merupakan momentum untuk mengangkat nama Indonesia di mata dunia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kepercayaan ini adalah sebuah kehormatan bagi Pekanbaru, Provinsi Riau, sekaligus Indonesia. Kami ingin menunjukkan bahwa daerah di Indonesia mampu menjadi tuan rumah forum internasional dengan pelayanan terbaik, tata kelola pemerintahan yang baik, serta komitmen terhadap pembangunan kota yang berkelanjutan.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Agung, forum internasional tersebut juga akan membawa dampak positif terhadap perekonomian daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kehadiran para kepala daerah, organisasi internasional, dan delegasi dari berbagai negara akan memberikan efek berganda bagi perekonomian. Sektor perhotelan, transportasi, kuliner, UMKM hingga pariwisata akan bergerak. Yang lebih penting lagi, ini menjadi kesempatan emas untuk memperkenalkan potensi Pekanbaru sebagai kota yang layak menjadi tujuan investasi dan mitra kerja sama internasional.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, Pemerintah Kota Pekanbaru akan memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan berbagai program unggulan, mulai dari pengembangan Green City, pelayanan publik, pengelolaan lingkungan, ekonomi hijau, hingga potensi investasi di berbagai sektor.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selama berada di Pekanbaru, para delegasi akan mengikuti seminar internasional mengenai pembangunan kota hijau, melakukan kunjungan ke Sekolah Hijau, Bank Sampah, proyek Green City Pekanbaru, serta menikmati kekayaan budaya Melayu melalui gala dinner di Rumah Singgah Tuan Kadi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agung berharap penyelenggaraan forum ini menjadi awal terbukanya kerja sama yang lebih luas antara Pekanbaru dengan berbagai kota di kawasan Asia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami ingin para delegasi pulang dengan membawa kesan bahwa Pekanbaru adalah kota yang maju, ramah, terbuka terhadap investasi, dan siap menjadi mitra berbagai kota di dunia. Semoga dari forum ini lahir kerja sama konkret di bidang investasi, perdagangan, lingkungan, pendidikan, teknologi, hingga pengembangan sumber daya manusia yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;9th IMT&#45;GT GCMC Meeting sekaligus menjadi momentum penting bagi Pekanbaru untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu kota strategis di kawasan Asia Tenggara, sekaligus membawa nama Indonesia semakin dikenal sebagai negara yang mampu menjadi tuan rumah forum internasional dengan kualitas penyelenggaraan yang baik.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://zonapekan.com/assets/berita/original/969155688-pekanbaru_jadi_tuan_rumah_forum_internasional_gcmc_imt-gt_2026.jpeg"/><pubDate>Fri, 24 Jul 2026 08:15:31 +0700</pubDate><guid>https://zonapekan.com/read/detail/5303/pekanbaru-jadi-tuan-rumah-forum-internasional-gcmc-imtgt-2026</guid></item><item><title>Pengelolaan Sampah Pekanbaru jadi Pilot Project Pemkab Kuansing</title><link>https://zonapekan.com/read/detail/5302/pengelolaan-sampah-pekanbaru-jadi-pilot-project-pemkab-kuansing</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU&#45; Ketua Komisi II DPRD Kuansing, Fedrios Gusni, menilai sistem pengelolaan sampah di Kota Pekanbaru dengan membentuk LPS di 83 kelurahan sangat bagus, dan terbukti mampu menyelesaikan persoalan sampah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan memberdayakan peran Lembaga Pengelola Sampah (LPS), Pemkab Kuansing berencana akan turut menerapkannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami akan adopsi dan diterapkan di Kuansing. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Pemko Pekanbaru melalui DLHK Pekanbaru yang menyambut kami dengan baik dan berbagi ilmu,&quot; ujar Fedrios Gusni, saat kunjungan ke Pekanbaru untuk belajar sistem pengelolaan sampah bersama jajaran pemerintah daerah mereka, kemarin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat kunjungan tersebut, Fedrios Gusni, tidak sendirin, namun diikuti Asisten II Setdakab Kuansing Napisman, Kepala DLH Delis Martoni, dari Bapeda dan BPKAD.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kedatangan mereka disambut langsung Kepala DLHK Kota Pekanbaru Reza Aulia Putra.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dia, menyampaikan, terima kasih kepada DPRD dan jajaran dari Pemkab Kuansing yang sudah melakukan kunjungan kerja ke DLHK Kota Pekanbaru dalam rangka berbagi ilmu terkait pengelolaan sampah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Alhamdulillah, kami merasa senang, karena sistim pengelolaan Sampah kita menjadi pilot projec bagi Pemkab Kuansing bagaimana cara pengelolaan sampah di Pekanbaru. Salah satunya dengan pembentukan LPS (Lembaga Pengelolaan Sampah),&quot; ucapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pertemuan tersebut, terang Reza, ia sudah menjelaskan, bahwa untuk pembentukan LPS yang pertama kali diperlukan adalah regulasi atau dasar hukum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Jadi kita sudah sampaikan kepada Pemkab dan DPRD Kuansing untuk membentuk regulasinya. Mulai dari pembuatan peraturan daerah, peraturan bupati dan regulasi lainnya,&quot; ujar Reza.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Karena tanpa dasar hukum atau aturan, nantinya kehadiran LPS akan terganggu di lapangan,&quot; tegasnya menambahkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, berharap Pemkab Kuansing bisa melakukan pengelolaan sampah secara maksimal dengan pembentukan LPS.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Karena mereka juga akan membentuk LPS. Mudah mudahan apa yang kami lakukan di Pekanbaru bisa diterapkan di Kuansing,” tutupnya.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://zonapekan.com/assets/berita/original/15654997577-dlhk_kota_pekanbaru_saat_menerima_kunjunga_dari_pemkab_kuansing.jpg"/><pubDate>Thu, 21 May 2026 20:15:34 +0700</pubDate><guid>https://zonapekan.com/read/detail/5302/pengelolaan-sampah-pekanbaru-jadi-pilot-project-pemkab-kuansing</guid></item><item><title>Rencana Pembangunan Fasilitas Publik , Penggalian Parit di Sudirman Ujung Tuntas</title><link>https://zonapekan.com/read/detail/5301/rencana-pembangunan-fasilitas-publik--penggalian-parit-di-sudirman-ujung-tuntas</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU&#45; Pekerjaan penggalian parit di Jalan Sudirman ujung sudah tuntas dilaksanakan dalam rangka pembangunan fasilitas publik di daerah sana seiring dengan penertiban aset seluas 8 hektar yang dilaksanakan baru&#45; baru ii.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Penggalian parit sudah selesai dilakukan. Panjang 1 kilo lebih dengan lebar parit 1,5 meter,&quot; kata Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Desheriyanto, Selasa, (19/5/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, pekerjaan penggalian parit mulai dilakukan sejak beberapa hari terakhir. Pembuatan parit dibantu oleh Pemerintah Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aset tanah milik Pemko Pekanbaru ini tengah dalam pembersihan. Rencananya Pemko bakal membangun fasilitas publik di kawasan yang berada tepat usai Jembatan Siak IV ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Kepala Dinas Pertanahan Kota Pekanbaru, Mardiansyah, mengatakan, lahan tersebut merupakan aset Pemerintah Kota Pekanbaru. Proses pembayaran ganti rugi lahan tersebut sudah tuntas pada tahun 2009 silam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pria disapa Adi itu menyebut bahwa tim gabungan sudah berulang&#45;kali memberi surat peringatan kepada pemilik bangunan liar di sana untuk mengosongkan lokasi itu. Mereka seharusnya bisa membongkar sendiri bangunan yang ada di atas lahan pemerintah kota.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Tapi tidak juga diindahkan, maka kita tertibkan bersama Satpol PP sesuai DMJ yang ada,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dirinya mengatakan bahwa pembangunan di lokasi itu semestinya mengikuti tata ruang kota yang ada. Ia menyampaikan bahwa luas lahan pemerintah kota di kawasan itu berkisar delapan hektar.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://zonapekan.com/assets/berita/original/14381733284-penggalian_parit_di_jalan_jenderal_sudirman_ujung_tuntas.jpg"/><pubDate>Wed, 20 May 2026 07:15:16 +0700</pubDate><guid>https://zonapekan.com/read/detail/5301/rencana-pembangunan-fasilitas-publik--penggalian-parit-di-sudirman-ujung-tuntas</guid></item><item><title>PKL A Yani Hanya Dibolehkan Jualan Sampai Pukul 7 Pagi</title><link>https://zonapekan.com/read/detail/5300/pkl-a-yani-hanya-dibolehkan-jualan-sampai-pukul-7-pagi</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU&#45; Satuan polisi Pamong Praja pekanbaru kembali mengingatkan Pedagang Kaki Lima (PKL)yang hingga kini masih membandel tetap berjualan hingga jelang siang hari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Padahal, peringatan demi peringatan sudah disampaikan, mereka haya dibolehkan berjualan sampai pukul 07.00 WIB pagi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot; Sudah kami agendakan untuk penertibannya. Terkadang PKL ini sedikit bandel kalau diberi tahu dan tetap saja melanggar,&quot; kata Kastapol PP Pekanbaru, Desheriyanto, Minggu,(17/5).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keberadaan PKL di bahu dan trotoar Jalan Ahmad Yani tentu sangat menggangu kelancaran arus lalu lintas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Masyarakat khususnya pengguna jalan sangat terganggu dengan adanya aktivitas pedagang, karena mereka masih berjualan di jam&#45;jam sibuk sehingga mengganggu keamanan dan kelancaran arus lalu lintas,&quot; tegasnya. Khusus di A Yani, kita lebih menertibkan kepada jam tayang, jam operasionalnya,&quot; jelas Desheriyanto.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pernyataan serupa juga disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi. Dia mengatakan, rutin menggelar patroli di sejumlah ruas jalan protokol termasuk di Jalan Ahmad Yani.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan imbauan langsung kepada PKL yang masih berjualan di bahu jalan agar segera berpindah ke lokasi yang lebih aman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Petugas kami rutin melakukan patroli. Jika ditemukan PKL yang berjualan di bahu jalan, kami mengimbau agar mereka tidak beraktivitas di lokasi tersebut,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aktivitas berjualan di bahu jalan berpotensi menimbulkan kemacetan sekaligus membahayakan keselamatan pengguna jalan. Selain mengganggu kelancaran kendaraan, kondisi tersebut juga berisiko bagi para pedagang itu sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Keberadaan PKL di bahu jalan jelas mengganggu arus lalu lintas dan berbahaya bagi pengendara maupun pedagang,” tegas Masykur.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://zonapekan.com/assets/berita/original/71447698391-kondisi_jalan_ahmad_yani_terlihat_sembrawut_akibat_keberadaan_pkl_yang_berjulan_hingga_jelang_siang_hari.jpg"/><pubDate>Tue, 19 May 2026 09:15:11 +0700</pubDate><guid>https://zonapekan.com/read/detail/5300/pkl-a-yani-hanya-dibolehkan-jualan-sampai-pukul-7-pagi</guid></item><item><title>Pemko Pekanbaru Siapkan Droping Khusus Atasi Kelangkaan Minyakita</title><link>https://zonapekan.com/read/detail/5299/pemko-pekanbaru-siapkan-droping-khusus-atasi-kelangkaan-minyakita</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU&#45;Pemerintah Kota Pekanbaru mengambil langkah cepat untuk mengatasi kelangkaan sekaligus lonjakan harga minyak goreng subsidi Minyakita yang belakangan ini makin meresahkan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain sulit ditemukan, harga Minyakita di pasaran juga melambung hingga kisaran Rp19.000–Rp20.000 per liter, jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai respons, Pemko Pekanbaru telah memanggil seluruh distributor guna menelusuri penyebab terganggunya pasokan. Dari hasil penelusuran di lapangan, ditemukan adanya kekurangan suplai dari distributor yang berimbas pada kelangkaan dan kenaikan harga di tingkat pasar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, menegaskan, sudah meminta distributor untuk kembali menyalurkan Minyakita sesuai alokasi yang telah ditentukan di masing&#45;masing pasar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kita juga sudah minta alokasi itu sudah jelas per pasar itu, misalnya 10 ton atau 20 ton,” ujarnya, Minggu (17/5/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tak hanya mengandalkan jalur distribusi konvensional, Pemko juga menyiapkan skema tambahan berupa dropping khusus ke pasar&#45;pasar yang mengalami kekurangan pasokan. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan ketersediaan sekaligus menekan harga di pasaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Ada alokasi khusus. Sistem distribusi, selain jalur konvensional, nanti juga ada alokasi per pasar. Ada droping khusus,” jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Ingot, kebijakan itu menjadi bagian dari upaya pembenahan distribusi yang selama ini dinilai belum optimal. Pemerintah menemukan indikasi adanya ketidaktepatan jalur distribusi, sehingga Minyakita tidak sepenuhnya sampai ke pedagang maupun konsumen akhir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan pola distribusi baru yang lebih terukur, setiap pasar akan memperoleh jatah pasokan yang jelas. Selain memudahkan pengawasan, skema ini juga diharapkan mampu mencegah praktik penimbunan maupun permainan harga oleh pihak tertentu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di sisi lain, Pemko Pekanbaru juga menyiapkan langkah lanjutan berupa operasi pasar apabila harga Minyakita belum menunjukkan penurunan signifikan. Intervensi ini rencananya akan melibatkan Bulog untuk menjual minyak goreng dengan harga lebih terjangkau guna menstabilkan pasar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polemik kelangkaan Minyakita sebelumnya juga sempat mendapat sorotan dari DPRD Pekanbaru yang menilai perlunya langkah lebih tegas dan terukur dari pemerintah daerah. Kini, dengan adanya dropping khusus dan penguatan pengawasan distribusi, Pemko optimistis kondisi akan segera membaik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kalau distribusinya sudah jelas dan pasokan cukup, tidak ada lagi ruang untuk spekulasi,” tegas Ingot.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemko Pekanbaru juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian berlebihan agar distribusi tetap merata. Ke depan, pemerintah berkomitmen memperbaiki tata kelola distribusi bahan pokok penting lainnya guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan di tengah dinamika ekonomi.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://zonapekan.com/assets/berita/original/20405656857-pj_sekdako_pekanbaru_ingot_ahmad_hutasuhut.jpg"/><pubDate>Mon, 18 May 2026 08:30:24 +0700</pubDate><guid>https://zonapekan.com/read/detail/5299/pemko-pekanbaru-siapkan-droping-khusus-atasi-kelangkaan-minyakita</guid></item><item><title>Tim Peneliti Independen Rampungkan Proses Survei Rekonstruksi Peta Jalur Kereta Api Peninggalan Jepang</title><link>https://zonapekan.com/read/detail/5298/tim-peneliti-independen-rampungkan-proses-survei-rekonstruksi-peta-jalur-kereta-api-peninggalan-jepang</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU— Memasuki bulan keenam pelaksanaan kajian sejarah Jaringan Rel Kereta Api Pekanbaru&#45;Taluk Kuantan tepatnya pada Bulan Juni 2026 lalu, tim independen yang diketuai Syahyarwan Zam, sudah merampungkan tahapan krusial survei lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kajian yang dilakukan itu berdasarkan adanya sejarah jalur rel kereta api yang berawal dari ambisi panjang Belanda untuk menguasai perdagangan batu bara dunia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terdiri dari empat tahapan, dimulai dari persiapan, survei lapangan, penyusunan kajian dan terakhir berupa sosialisasi yang akan dilaksanakan pada Bulan Agustus 2026, mendatang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Syahyarwan Zam, meski potensi besar sebesar 10 juta ton batu bara ditemukan di Sumatera Tengah sekitar Desa Petai dan Logas oleh perusahaan milik H.C. Bluntschli pada masa Hindia Belanda, namun kendala biaya konstruksi selalu menggagalkan realisasi transportasi ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemudian, Jepang melanjutkan pekerjaan itu pada Bulan Maret 1943 yang menghubungkan Pekanbaru hingga Muaro Kalaban melalui Logas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pekerjaan rel tersebut melibatkan sekitar 100.000 pekerja romusa dari Pulau Jawa dan para tahanan perang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mirisnya, proyek itu sampai memakan korban sebanyak 80.000 romusa dan ribuan tahanan perang, akibat kerja paksa, perlengkapan yang tidak layak, kesehatan yang buruk, dan kekejaman dari tentara Jepang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Jalur ini akhirnya selesai dibangun pada 15 Agustus 1945, bersamaan dengan menyerahnya Jepang kepada Sekutu. Sehingga praktis tidak pernah dimanfaatkan secara komersial dan lambat laun tertelan hutan, yang kemudian berubah akibat perkembangan zaman, kata Syahyarwan Zam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk menyelamatkan data sejarah, tim kajian menggunakan metode digitalisasi garis jalur melalui aplikasi GIS guna memudahkan verifikasi di lapangan yang kini sudah berubah menjadi bangunan, jalan, hutan dan perkebunan moderen.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;”Survei lapangan pada Mei &#45; Juni 2026 fokus di tiga wilayah utama yakni Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Kampar, dan Kota Pekanbaru,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mengenai tingkat risiko di lapangan, Ketua Tim Peneliti, Achmad al Azhari, menyampaikan, menyusuri hulu Sungai Kuantan menuju perbatasan Sumatera Barat, merupakan risiko tertinggi yang harus dihadapi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satunya, harus memanjat tebing terjal setinggi 8&#45;10 meter dari muka sungai dan menebas semak belukar untuk menuju mulut Terowongan 1 dan 2 di Desa Koto Kombu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Mulut terowongan yang mengarah ke Sumatera Barat tak dapat diakses sama sekali akibat medan berat yang dipenuhi risiko ular berbisa,&quot; kata Babe, sapaan akrab ketua tim peneliti itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dia menambahkan, tim sempat kehilangan sinyal komunikasi selama 24 jam penuh saat melakukan pemetaan di tepian kawasan Suaka Margasatwa Rimbang Baling.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Babe melanjutkan, tim berhasil menemukan bukti&#45;bukti autentik arkeologis, di antaranya Terowongan 1, Terowongan 2, timbunan tanah pondasi rel (embankment), kerukan tanah (cutting), dan pondasi jembatan (abutment/ABT).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tim juga menggunakan alat detektor logam sehingga dapat menemukan paku rel di Muara Lembu, Kebun Lado, dan Gunung Sahilan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ditambah temuan keramik isolator listrik kereta api dan batu bata bermerek Mitsubishi dan Alexandra di lokasi bekas Kamp 14 di Desa Petai, Kuansing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Benda&#45;benda ini kemudian dibawa ke Dinas Kebudayaan Provinsi Riau untuk dibersihkan mengikuti tata cara dan standar museum, yang nantinya akan dihibahkan ke Museum Sang Nila Utama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan selesainya tahap pengumpulan data primer di lapangan, tim peneliti saat ini beralih pada tahap pengolahan data dan penyusunan kajian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tujuan akhirnya adalah merekonstruksi peta jaringan dengan cara menumpang&#45;susunkan (overlay analysis) koordinat temuan di lapangan menjadi sebuah Peta Rekonstruksi Jaringan Rel Kereta Api Pekanbaru&#45;Taluk Kuantan di Provinsi Riau yang akurat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kajian ini akan disosialisasikan pada bulan Agustus 2026, diharapkan dapat menjadi sumber pengetahuan sejarah yang tak ternilai, menguatkan signifikansi pelestarian cagar budaya, serta mengedukasi generasi mendatang tentang harga mahal sebuah perdamaian di balik jejak&#45;jejak besi tua yang terkubur di bumi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tim ini dibantu peneliti terdiri dari Muhammad Fajri, Bayu Amde Winata, Alfo Rahmatul Ikhfar, Azizah Nural’ Dhea Yahmisanto, Ahmad Fadillah, Muhammad Iqbal, Mike Agnesia, dan Haryanto.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tenaga lokal turut mendukung di lapangan yakni Rhomi AB, Nasjuneri Putra, Ibnul Mubarak, Aidil Despi, Vitho Anugrah Pratomo, dan Dian Aismana. Tampilan desain dikerjakan oleh Rona Rizka dan Habibu Rahman.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://zonapekan.com/assets/berita/original/55897852364-tim_kajian_pemetan_sejarah_dan_pemetaan_rel_kereta_api_pekanbaru-taluk_kuantan.jpg"/><pubDate>Fri, 03 Jul 2026 18:42:12 +0700</pubDate><guid>https://zonapekan.com/read/detail/5298/tim-peneliti-independen-rampungkan-proses-survei-rekonstruksi-peta-jalur-kereta-api-peninggalan-jepang</guid></item><item><title>242 Tahun Kota Pekanbaru, Semangat KolaborAksi Lahirkan Program Bangun Negeri</title><link>https://zonapekan.com/read/detail/5297/242-tahun-kota-pekanbaru-semangat-kolaboraksi-lahirkan-program-bangun-negeri</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU&#45; Di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius, berbagai program pembangunan di Kota Pekanbaru menunjukkan hasil, meski masa pemerintahan baru berjalan sekitar 1 tahun 4 bulan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bertepatan pada Selasa 23 Juni 2026, Kota Pekanbaru genap berusia ke&#45; 242 tahun. Peringatan hari jadi itu menjadi momentum memperkuat kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berdampak nyata bagi warga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sesuai tema yang diusung yakni &apos; Berkolaborasi Menjadi Aksi&quot; dengan tagline &apos;Pekanbaru KolaborAksi&apos;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemajuan pembangunan terlihat di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, pendidikan, infrastruktur, pelayanan publik hingga pemberdayaan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pertumbuhan ekonomi Pekanbaru pada Triwulan I Tahun 2026 mencapai sekitar 7,91 persen, melampaui rata&#45;rata nasional, didorong meningkatnya konsumsi masyarakat, investasi, dan aktivitas usaha.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pekanbaru juga mendapat apresiasi dari Menteri Dalam Negeri karena berhasil meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sekitar Rp800 miliar menjadi Rp1,2 triliun &amp;nbsp;melalui penyederhanaan perizinan, digitalisasi pelayanan dan meningkatnya kepatuhan wajib pajak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satu janji kampanye yang telah direalisasikan adalah penurunan tarif parkir melalui Peraturan Wali Kota Nomor 2 Tahun 2025, dengan tarif parkir roda dua menjadi Rp1.000 dan roda empat Rp2.000 untuk sekali parkir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemerintah Kota juga memprioritaskan pembangunan infrastruktur dasar melalui perbaikan jalan rusak, pembangunan jalan mantap, penataan drainase, dan penanganan banjir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemeliharaan jalan lingkungan telah terlaksana sepanjang 7.000 meter, disertai pembersihan lingkungan dan saluran drainase di 15 kecamatan sebagai upaya meningkatkan kualitas kawasan permukiman, menciptakan lingkungan yang lebih bersih, serta meminimalisir terjadinya banjir.&lt;br&gt;Penanganan sampah menjadi salah satu fokus utama pemerintah melalui pembentukan Lembaga Pengelola Sampah (LPS) di seluruh kelurahan yang bertugas mengangkut sampah rumah tangga setiap hari agar tidak terjadi penumpukan di lingkungan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Gerakan memilah sampah dari sumber terus digencarkan sebagai bagian dari program Green City, termasuk melibatkan ASN dan tenaga non&#45;ASN sebagai teladan dalam pengelolaan sampah berbasis rumah tangga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejalan dengan itu, Pemerintah Kota Pekanbaru juga melakukan peluncuran uji coba bus listrik sebagai moda transportasi ramah lingkungan untuk mengurangi emisi karbon, meningkatkan kualitas udara, serta mendukung terwujudnya sistem transportasi perkotaan yang modern dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di bidang pendidikan, pemerintah Kota juga menghadirkan program transportasi gratis bagi pelajar untuk meringankan beban biaya keluarga sekaligus mendorong penggunaan transportasi umum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada sektor ekonomi kerakyatan, berbagai program pemberdayaan UMKM terus diperkuat melalui subsidi bunga pinjaman, bantuan usaha, dan penciptaan wirausaha baru yang turut berkontribusi menurunkan angka kemiskinan Kota Pekanbaru hingga sekitar 3,1 persen.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Peningkatan pelayanan publik terus diperluas melalui berbagai inovasi yang memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satu inovasi unggulan yang diinisiasi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru adalah Mobil AMAN (Administrasi Mudah, Aman, dan Nyaman), layanan jemput bola yang menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan langsung ke tengah masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui Mobil AMAN, warga dapat mengurus berbagai dokumen kependudukan dengan lebih mudah, cepat, dan dekat tanpa harus datang ke kantor Disdukcapil, sehingga pelayanan publik menjadi semakin inklusif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam rangka Hari Jadi ke&#45;242 Kota Pekanbaru, Pemerintah Kota menghadirkan berbagai program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat sebagai wujud nyata semangat KolaborAksi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebanyak 48 rangkaian kegiatan disiapkan untuk memeriahkan Hari Jadi Kota Pekanbaru, memadukan pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi, kegiatan sosial, olahraga, hingga pelestarian budaya Melayu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berbagai program tersebut antara lain penghapusan sanksi administratif (denda) pajak daerah hingga 31 Agustus 2026, pemasangan instalasi listrik gratis bagi 2.000 rumah warga kurang mampu, sunatan massal gratis bagi ribuan anak, serta beragam layanan sosial dan kemasyarakatan lainnya sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perayaan HUT ke&#45;242 juga diisi dengan berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, seperti layanan Bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) gratis selama tiga hari, parkir gratis di sejumlah titik, promosi produk UMKM serta penyelenggaraan Festival Kue Talam Ketan Durian sepanjang satu kilometer yang melibatkan pelaku usaha lokal dan menjadi ikon perayaan tahun ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Acara ini sukses menjadi magnet bagi ribuan masyarakat yang memadati lokasi sejak pagi hari, antusiasme warga Pekanbaru sangat besar memadati lokasi event dinilai menjadi event yang tersukses dalam beberapa tahun terakhir di luar ekspektasi dari pihak pemko Pekanbaru selaku penyelenggara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Festival Kue Talam Ketan Durian menjadi representasi bagaimana budaya Melayu tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat modern dari berbagai kalangan, mulai dari anak&#45;anak hingga orang tua.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keberhasilan Festival Kue Talam Ketan Durian semakin lengkap dengan diraihnya penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori Sajian Kue Talam Ketan Durian Terpanjang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengakuan ini menjadi tonggak sejarah baru bagi Kota Pekanbaru sekaligus membuktikan bahwa semangat KolaborAksi mampu melahirkan karya besar yang mengangkat budaya Melayu ke panggung nasional. Penghargaan MURI tersebut menjadi kado istimewa dalam peringatan Hari Jadi Kota Pekanbaru ke&#45;242 Tahun 2026.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://zonapekan.com/assets/berita/original/52863209999-penghargaan_rekor_muri.jpg"/><pubDate>Tue, 23 Jun 2026 03:25:48 +0700</pubDate><guid>https://zonapekan.com/read/detail/5297/242-tahun-kota-pekanbaru-semangat-kolaboraksi-lahirkan-program-bangun-negeri</guid></item><item><title>Dipimpin Agung Nugroho, Pekanbaru jadi Role Model Nasional Tata Kelola Keuangan Daerah</title><link>https://zonapekan.com/read/detail/5296/dipimpin-agung-nugroho-pekanbaru-jadi-role-model-nasional-tata-kelola-keuangan-daerah</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU&#45; Sejumlah program Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mendapat pujian dari Menteri Dalam Negeri(Mendagri), Tito Karnavian, karena berhasil meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara signifikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bahkan, juga bisa menyelesaikan utang lama sebelum dirinya memimpin Kota Pekanbaru, dan mengubah defisit anggaran menjadi surplus.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bukan hanya itu, kini Kota Pekanbaru dijadikan role model nasional untuk tata kelola keuangan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dibuktikan dengan terjadinya peningkatan PAD (Pendapatan Asli Daerah Pekanbaru yang tembus hingga Rp1,2 triliun dalam setahun sebagai prestasi besar yang dicapai Pemko Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beberapa strategi Utama yang dilakukan Pemko Pekanbaru dalam meningkatkan PAD tersebut, diantaranya dengan melakukan optimalisasi pajak daerah dengan mempermudah pembayaran serta meningkatkan kepatuhan warga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemudian digitalisasi sistem pelayanan public serta penguatan pengawasan untuk mencegah kebocoran pendapatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meski di tengah tantangan efisiensi anggaran dan tekanan fiskal, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pekanbaru justru meroket tajam berkat berbagai inovasi strategis yang diterapkan secara konsisten oleh pemerintah kota.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lonjakan angka itu tidak main&#45;main dan menjadi catatan sejarah baru bagi keuangan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agung, memaparkan, jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025, terjadi kenaikan yang sangat signifikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;PAD yang semula berada di kisaran Rp800&#45;an miliar, kini melesat hingga menyentuh angka Rp1,2 triliun, sebuah pencapaian yang memperkuat napas fiskal daerah. Kunci utama dari keberhasilan itu ternyata terletak pada pergeseran paradigma pelayanan publik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Prinsip dasarnya adalah memberikan kemudahan bagi wajib pajak agar proses administrasi tidak lagi dianggap sebagai beban yang rumit. Dengan mempermudah akses, masyarakat secara otomatis menjadi lebih kooperatif dalam menunaikan kewajiban pajaknya,&quot;jelas Wali Kota, Agung beberapa Waktu lalu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satu terobosan yang paling dirasakan dampaknya oleh masyarakat adalah pemberian diskon pajak Bumi dan Bangunan (PBB).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kebijakan itu terbukti efektif untuk menarik minat warga dengan berbondong&#45;bondong membayar pajak mereka lebih awal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Antusiasme masyarakat itulah yang menjadi motor utama pendongkrak realisasi penerimaan pajak dari sektor properti secara drastis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemko Pekanbaru memberikan diskon dan keringanan PBB&#45;P2 tahun 2026 melalui program stimulus dan pengurangan pokok pajak yang diterapkan secara otomatis atau melalui penghapusan denda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Diskon diberikan berdasarkan waktu pembayaran, dengan stimulan berupa potongan pokok 25% hingga 100% untuk ketetapan tertentu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengurangan Pokok (Stimulus 25%): Diberikan untuk nilai PBB&#45;P2 antara Rp500.000 hingga Rp2.000.000.Diskon Maksimal 100%: Diberikan untuk objek PBB dengan ketetapan tertentu (misal: di bawah Rp100.000).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Banyak stimulus yang diberikan Pemko Pekanbaru bagi para wajib pajak. Mulai dari diskon PBB untuk pensiunan, dan kategori pajak lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui program penghapusan denda itu, Pemko Pekanbaru ingin memberikan kemudahan sekaligus insentif bagi masyarakat yang mungkin sempat tertunda dalam melakukan pembayaran PBB.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kebijakan itu juga diharapkan mampu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung kemajuan kota.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bapenda Pekanbaru telah menyiapkan berbagai kemudahan dalam proses pembayaran, termasuk melalui layanan digital.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wajib pajak kini dapat membayar PBB dengan mudah, cepat, dan aman melalui berbagai kanal pembayaran seperti BRK Syariah, BNI, BJB, BCA, Bank BRI, POSPAY, Tokopedia, Blibli, Dana, OVO, Gojek, dan Gopay.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain &amp;nbsp;juga tetap bisa melakukan pembayaran di kantor UPT Bapenda bagi masyarakat yang ingin bertransaksi langsung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, program penghapusan denda ini juga menjadi bagian dari upaya Pemko Pekanbaru dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena &amp;nbsp;pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali dalam bentuk pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, dan fasilitas umum lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tak hanya urusan pajak rumah tinggal, sektor perizinan pun turut dirombak total untuk mendukung iklim investasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agung, menginstruksikan, DPMPTSP untuk memangkas birokrasi, terutama terkait Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan proses yang cepat, transparan, dan tanpa ribet, para pelaku usaha kini jauh lebih bersemangat dalam mengurus legalitas bangunan mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pertumbuhan positif itu juga didukung oleh sektor&#45;sektor potensial lain yang terus menunjukkan tren naik, seperti pajak reklame, hotel, hingga restoran. Selain itu, adanya pajak opsen turut menyumbang kontribusi besar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sinergi antara kemudahan perizinan dan pengawasan yang baik membuat sektor&#45;sektor tersebut menjadi lumbung PAD yang stabil bagi kota.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://zonapekan.com/assets/berita/original/12820857335-menteri_dalam_negeri_muhammad_tito_karnavian_menyerahkan_penghargaan_penanganan_kemiskinan_dan_stunting_kepada_wali_kota_pekanbaru_agung_nugroho_di_palembang,_pada_sabtu,_25_april_2026.jpg"/><pubDate>Mon, 18 May 2026 02:08:25 +0700</pubDate><guid>https://zonapekan.com/read/detail/5296/dipimpin-agung-nugroho-pekanbaru-jadi-role-model-nasional-tata-kelola-keuangan-daerah</guid></item><item><title>Bukan Sekadar Wacana, Agung Nugroho&#45; Markarius Anwar, Wujudkan Bukti Bukan Janji Benahi Kota Pekanbaru</title><link>https://zonapekan.com/read/detail/5295/bukan-sekadar-wacana-agung-nugroho-markarius-anwar-wujudkan-bukti-bukan-janji-benahi-kota-pekanbaru</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU&#45; Bukan hanya sekadar janji tanpa bukti, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho dan wakil, Markarius Anwar, terbukti mampu mewujudkan satu persatu kemajuan terstruktur bahkan hingga melampaui target dalam pemenuhan kepuasan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal itu menjadi fondasi untuk melanjutkan transformasi menuju Pekanbaru yang lebih bersih, sehat, berdaya saing, dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam satu tahun terakhir, arah pembangunan di Pekanbaru lebih jelas dan terstruktur, termasuk dari segi pelayanan publik, dan tata kelola kota yang mulai dibenahi secara menyeluruh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berbagai janji politik diterjemahkan menjadi langkah konkret, baik melalui kebijakan yang langsung dirasakan masyarakat maupun program jangka panjang yang memperkuat fondasi kota.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agung Nugroho, menyampaikan, kebijakan yang dijalankan merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menunaikan amanah masyarakat. Pembangunan diarahkan lebih terukur, pelayanan publik diperkuat, serta tata kelola pemerintahan dibuat semakin transparan dan akuntabel.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image image_resized&quot; style=&quot;width:100%;&quot;&gt;&lt;img style=&quot;aspect&#45;ratio:800/533;&quot; src=&quot;https://zonapekan.com/assets/foto/a66892488b985b6f5d0cb982ba972137.jpeg&quot; width=&quot;800&quot; height=&quot;533&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Komitmen itu diawali dengan kebijakan yang menyentuh kebutuhan harian warga, salah satunya penurunan tarif parkir kendaraan bermotor untuk meringankan beban ekonomi sekaligus menata sistem perparkiran agar lebih tertib dan transparan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam bidang lingkungan, Gerakan Serbu Sampah digulirkan dan Lembaga Pengelolaan Sampah (LPS) dibentuk di 83 kelurahan. Pendekatan ini menekankan partisipasi kolektif masyarakat, disertai penindakan tegas terhadap pelaku pembuangan sampah ilegal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di sektor penataan kota, Pemko menertibkan lebih dari 175 tiang reklame yang tidak sesuai ketentuan guna memperluas ruang terbuka hijau dan memperindah wajah kota.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemudian, tak kalah penting, di bidang pelayanan publik diperkuat melalui Mobil AMAN, layanan administrasi kependudukan jemput bola yang memudahkan masyarakat tanpa harus datang ke kantor pemerintahan. Petugas mendatangi warga untuk perekaman dan pembaruan data.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengendalian banjir menjadi prioritas dengan penanganan di 20 titik rawan, normalisasi sungai sepanjang 78,2 kilometer serta normalisasi drainase dan daerah aliran sungai mencapai 109,5 kilometer. Sebanyak 15 ribu pohon juga ditanam sebagai bagian dari komitmen Pekanbaru Green City.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di bidang infrastruktur, lebih dari 42 kilometer jalan diperbaiki mencakup 58 ruas jalan kota dan sembilan ruas jalan perumahan. Sebanyak 42 halte diremajakan, lampu penerangan dipasang, serta layanan wifi gratis disediakan di sejumlah titik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada sektor pendidikan, bus Transmetro gratis disediakan bagi pelajar dengan dukungan Oplet AMAN sebagai feeder kawasan permukiman. Beasiswa jenjang S1 hingga S3, termasuk bagi hafiz Al&#45;Qur’an, turut disalurkan. Program Zero Putus Sekolah juga mengembalikan 757 anak ke bangku pendidikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di bidang kesehatan, pemeriksaan kesehatan gratis serta program Makan Bergizi Gratis (MBG) dijalankan bagi peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Pelatihan kader posyandu dilakukan untuk menekan angka stunting.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sektor ekonomi, Bazar Pangan Murah digelar di 50 titik dan program Rp100 juta per RW dijalankan untuk mendukung prioritas pembangunan lingkungan. Dari sisi keuangan, Pemko berhasil melunasi utang tunda bayar sebesar Rp470 miliar pada 2025 serta mendorong masuknya investasi baru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelayanan perizinan juga dipercepat, di mana Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) kini dapat diselesaikan dalam satu jam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;restasi diraih dalam bidang budaya dan olahraga, termasuk juara II MTQ tingkat Provinsi Riau dan penyelenggaraan MTQ tingkat kota ke&#45;57. Festival Kreatif Budaya Melayu digelar untuk menguatkan nilai kultural dan mendorong UMKM, serta kegiatan Pekanbaru 10K dan peresmian Stadion Mini Gelora Hanguah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemko juga mengakselerasi berbagai Program Strategis Nasional (PSN), seperti MBG dengan 27 dapur umum, Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih di 83 kelurahan, digitalisasi pendidikan melalui smartboard, pembangunan rumah swadaya, serta 20 ribu sambungan jaringan gas kota.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, proyek strategis wilayah meliputi Tol Rengat–Pekanbaru, Tol Pekanbaru–Bukittinggi–Padang, pengembangan exit tol, dan SPAM Regional Pekanbaru–Kampar. Pemko juga mengusulkan PSN baru seperti pembangunan BRT, Jembatan Siak V, Pekanbaru East Outer Ring Road, peningkatan ketangguhan banjir, penyediaan rumah murah, penataan permukiman kumuh, serta revitalisasi waterfront Sungai Siak dan Kota Tua Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Total anggaran proyek strategis Kota Pekanbaru 2025 mencapai Rp217,08 miliar yang mencakup pembangunan ruang kelas baru, infrastruktur kawasan dan gedung, jalan dan drainase, pengembangan air bersih dan SPAM, transportasi, pertamanan, persampahan, kesehatan, 20 ribu sambungan jargas hingga pertanian dan perikanan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agung menegaskan capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha untuk melanjutkan transformasi kota secara progresif. (adv).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://zonapekan.com/assets/berita/original/19745953281-wako_dan_wawako_pekanbaru.jpeg"/><pubDate>Mon, 04 May 2026 20:39:07 +0700</pubDate><guid>https://zonapekan.com/read/detail/5295/bukan-sekadar-wacana-agung-nugroho-markarius-anwar-wujudkan-bukti-bukan-janji-benahi-kota-pekanbaru</guid></item></channel></rss>