Dibanding Tahun Lalu, Luas Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau Menurun

Ilustrasi- Internet

PEKANBARU - Luas Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di provinsi Riau pada tahun 2021 terpantau menurun dibandingkan tahun 2020 lalu. Dimana pada tahun 2020 lalu, luas Karhutla di Riau mencapai 1.600,41 ha, sedangkan tahun 2021 seluas 1.400,08 ha.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edy Afrizal mengatakan, untuk tahun 2020 lalu, ada lima kabupaten/kota yang tergolong cukup luas kejadian Karhutla yakni Kabupaten Indragiri Hilir, 479 ha, Bengkalis 384 ha, Siak 176 ha, Pelalawan 142 ha dan Kota Dumai 95 ha.

"Sementara untuk tahun 2021, daerah dengan luas Karhutla terbanyak yakni Bengkalis 418 ha, Dumai 172 ha, Indragiri Hilir 164 ha, Rokan Hilir 153 ha dan Siak 110 ha," kata Edy Afrizal, Jumat (29/10/21).

Sementara itu, untuk jumlah titik hotspot di Riau tahun 2021 sebanyak 2.497 titik. Masih terjadinya Karhutla di Riau akibat wilayah Riau didominasi tanah gambut.

"Kemudian juga masih adanya perilaku masyarakat yang belum ramah lingkungan. Seperti membuka lahan dengan membakar," sebutnya. 

Kemudian juga lokasi Karhutla yang masih sulit dijangkau, keterbatasan sumber air, serta terbatasnya sarana dan prasarana.

"Selain itu juga upaya pemulihan area pasca karhutla belum maksimal dilaksanakan," sebutnya.***


[Ikuti Zonapekan.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar