Tak Bisa Pulang ke Indonesia, Dewan Dukung Pemprov Kirim Bantuan Bagi Mahasiswa Riau di China

Anggota DPRD Riau, Robin P Hutagalung.(Poto Internet)

PEKANBARU- Anggota DPRD Provinsi Riau, Robin P Hutagalung, mendukung langkah Pemerintah Provinsi Riau yang turut peduli terhadap mahasiswa Riau yang masih berada di Wuhan, China dan tidak bisa pulang ke Indonesia, akibat wabah virus Corona, yang masih melanda China.

"Langkah itu bagus, bisa membantu mereka untuk tetap bertahan di sana. Karena mereka belum bisa keluar dan hanya berada di area kampus mereka. Tidak masalah Pemprov ikut membantu dengan mengirimkan uang tambahan,” ujar Robin P Hutagalung, Rabu (29/1/2020).

Politisi PDI Perjuangan itu, menjelaskan, terlepas dari apakah mahasiswa Riau tersebut merupakan mahasiswa yang berasal dari keluarga mampu, namun hal tersebut sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap mahasiswa yang membutuhkan bantuan dan masih tertahan di China.

" Inikan sebagai bentuk perhatian Pemerintah terhadap nasib anak Riau. Mereka kan juga putra putri kita juga, dan butuh perhatian, jadi tidak masalah ada bantuan itu. Kalau perlu dikirimkan tim dokter ke sana, kalau memungkinkan,” kata Robin.

Sementara itu, mahasiswa Riau yang berada di Wuhan, China, melalui koordinator mereka, Langen Nidhana Meisyalla, telah mengirimkan surat melalui amail kepada Gubernur Riau dan Pemerintah Provinsi Riau, dimana mereka merasa terharu dan berterimakasih telah menerima bantuan uang dari Pemprov Riau.

" Alhamdulillah mereka telah menerima bantuan dari Pemprov Riau, dan surat pernyataan terimakasihnya sudah diterima Gubernur Riau. Dan mereka saat ini masih dalam kondisi sehat walafiat,” ujar Kadiskes Riau, Mimi Yuliani Nazir.

Berikut isi surat Mahasisw Riau yang berada di China.

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Izinkan melalui surat ini saya Langen Nidhana Meisyalla mewakili 6 orang (1 anak usia 5 tahun) Masyarakat Riau di Wuhan China menyampaikan Salam dan Takzim kepada Bapak Gubernur Riau beserta jajaran pemerintah Provinsi Riau. Semoga selalu dalam lindungan dan berkah Allah SWT.

Perlu ananda sampaikan bahwa pertanggal surat ini disampaikan keadaan kami sehat wal afiat dalam situasi wabah virus Corona (2019 NCoV). Sejak awal kemunculan wabah, Pemerintah Pusat diwakili oleh KBRI Beijing telah menjalin komunikasi, dan pada 27 Januari 2020 Pemerintah Provinsi Riau diwakili Kepala Dinas Kesehatan Provinsi sudah melakukan kontak dengan kami, dilanjutkan hingga tengah malam kemarin dengan Biro Kesra Pemprov Riau yang memandu kami sehingga bantuan berupa uang tunai Alhamdulillah sudah kami terima.

Semoga rasa, pikir, upaya, dan tindakan nyata ini membantu kami bertahan hingga proses evakuasi pemerintah pusat dilaksanakan. Untuk segala perhatian, tindakan cepat tanggap serta kerja keras bapak, ibu dan jajaran Pemerintah Provinsi, kami haturkan penghormatan yang tinggi juga terimakasih tak terhingga kepada Pemerintah Provinsi Riau serta Masyarakat Riau.

Sebelumnya diberitakan, sebagai bentuk kepedulian pemerintah Provinsi Riau terhadap nasib 6 mahasiswa Riau yang masih tertahan di negri China, Wuhan, yang tersampak wabah virus Corona, Gubernur Riau, mengirimkan bantuan berupa uang kes sebanyak Rp60 juta, yang bisa digunakan untuk kehidupan sehari-hari sampai kondisi di Wuhan kembali normal.

Untuk diketahui, bahwa WNI yang sebagian besar adalah mahasiswa sekarang tinggal di dalam asrama masing-masing. Mereka berada di bawah pengawasan rektor masing-masing.

Sampai saat ini, diperkirakan ada sekitar 57 juta orang yang terkurung di beberapa kota di Tiongkok. Mereka tidak boleh keluar dan tidak bisa dievakuasi, karena tidak mendapat izin dari Xi Jinping, Presiden Tiongkok.

Tidak ada satu negara pun yang bisa mengevakuasi warganya. Bahkan Amerika dan Prancis tidak bisa. Xi Jinping tidak kasih izin. Mereka tidak mau ambil resiko. Selama masa inkubasi lebih-kurang 14 hari, masyarakat di Wuhan harus menahan diri untuk tetap di dalam rumah atau asrama, agar terhindar dari virus corona. Sejauh ini sudah ribuan orang terpapar virus corona dan sudah puluhan orang dikabarkan meninggal.***


[Ikuti Zonapekan.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar