Tak Berizin

Sembilan Bando Reklame Masih Berdiri di Pekanbaru

Salahsatu bando reklame di Jalan Riau, Pekanbaru.

PEKANBARU- Hingga saat ini sembilan bando reklame tak berizin masih berdiri kokoh di beberapa ruas jalan di Pekanbaru.  Menurut Kepala Bidang Pengaduan Kebijakan dan Pelaporan Layanan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Pekanbaru, Quarte Rudianto, untuk persoalan  itu masih akan dikoordinaskan terlebih dahulu ke Bidang perizinan A di DPM-PTSP dan Badan Pendapatan Daerah.

Namun demikian dia mengakui seluruh bando yang berdiri memang tak mengantongi izin.

" Coba saya koordinasi dulu sama Bidang perizinan A dan OPD Bapenda Pekanbaru. Bangunan Bando itu berdiri sejak zaman tata kota lama. Tapi kalau kami buka data yang baru ini memang tak ada izinnya," kata Quarte, Selasa,(10/12/2019).

Koordinasi dengan pihak Bapenda yang disampaikan kata Quarte, untuk memastikan apakah dengan tak berizinnya bando tersebut pajaknya masih tetap ditarik. Sebab berdasarkan pertemuan yang sudah dilakukan pihaknya beberapa waktu lalu pihak Bapenda mengatakan, kalau ada tiang reklame atau bando tak ada IMB tapi bayar retribusi  atau pajak tak usah diganggu. Tapi kalau tak ada IMB tapi tak bayar pajak baru dipotong.

Ditegaskan lagi, apakah sembilan bando yang disebutkan tak mengantongi izin, Quarte, membenarkannya.

" Tak ada IMBnya, memang tak ada. Tapi kalau ditanya mengapa belum dipotong saya bingung juga," akunya.

Quarte, kembali mengulang untuk persoalan itu masih akan dikoordinasikan dengan pihak Bapenda. Tapi kalau pihak Bapenda mengatakan, bando tak bayar retribusi atau pajak, dia mengatakan, akan mengirim surat ke Satpol PP untuk pemotongannya.

Kasatpol PP Pekanbaru, Agus Pramono, tegas mengatakan, siap memotong seluruh bando yang disampaikan tak berizin tersebut.

" Saya siap potong itu bando kalau ada rekomendasi dari dinas atau badan yang menaunginya," tegas Agus.

Sembilan bando yang disebutkan dua di antaranya berdiri di Jalan Tuanku Tambusai, satu berada antara Mal SKA dan Univeristas Muhammadiyah Riau, dan satu lagi dekat Global Bangunan dan Rumah Makan Sederhana.

Di Jalan Riau, ada dua titik bando yakni satu titik berada dekat pertigaan Jalan Riau dan Jalan Kulim, satu lagi bando berada dekat gerbang masuk Hotel Grand Elite Hotel.

Dua titik bando lainnya berada di Jalan Soekarno-Hatta. Posisi bando yang berada dekat Kantor Asuransi Sinarmas dan Hotel Oglaria. Dan satu lagi, dekat dealer Honda.

Kedua bando ini, kondisinya sudah terlihat tua dan rusak. Berbahaya bagi pengguna jalan raya yang ramai melintas di bawahnya.

Kemudian, satu titik bando berada di Jalan Sudirman Ujung, dekat Soto Bude Simpang Tiga.

Satu titik lagi, berada di jalan Imam Munandar/Harapan Raya dekat persimpangan Jalan Kapling.

Dan bando kesembilan, persis berdiri di dekat Markas Yon Arhanudse-13 BS. (Iky).


[Ikuti Zonapekan.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar